JEPARA — Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Jepara digelar dengan beragam rangkaian kegiatan kemarin.
Diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh para perempuan dari beragam instansi di halaman Kantor Bupati Jepara, dilanjut dengan lomba parade kebaya.
Parade tersebut diikuti sekitar 500 peserta. Pesertanya merupakan para perempuan dari beragam instansi yang ada di Kabupaten Jepara.
Termasuk juga beberapa istri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jepara.
Mereka berbaris mengelilingi kompleks pendapa dan halaman Kantor Bupati Jepara.
Para peserta tersebut kompak mengenakan pakaian kebaya dengan perpaduan beragam warna.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda beserta istri-istri berperan sebagai dewan juri.
Mereka menilai kostum dan penampilan terbaik dari masing-masing peserta.
Ketua Panitia Hari Kartini di Kabupaten Jepara sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara Muh. Ali menjelaskan, kemarin digelar beragam kegiatan untuk menyemarakkan Hari Kartini.
Diawali dengan upacara bendera yang diinspekturi oleh satu-satunya anggota Kompolnas dari golongan perempuan, yaitu Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, lalu dilanjutkan dengan parade kebaya oleh para peserta upacara.
”Kemudian dilanjutkan kunjungan ke kamar pingit RA Kartini, Museum RA Kartini, dan berakhir di monumen ari-ari RA Kartii di Kecamatan Mayong,” papar Muh. Ali.
Sementara itu Anggota Kompolnas RI Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi berharap di momen Hari Kartini yang ke-146 perempuan Indonesia bisa makin berdaya di tingkat domestic maupun publik.
”Perempuan Indonesia adalah perempuan hebat. Sejarah sudah membuktikan itu. Dan saat ini perempuan Indonesia dihadapkan oleh beragam tantangan, tak hanya di internal rumah tangganya, tetapi di luar di ranah publik juga,” ungkap Ida. (rom)
Editor : Ali Mustofa