JEPARA – Meski harga logam mulia emas Antam saat ini menembus angka Rp 1,9 juta per gram, penjualannya justru meningkat signifikan di Pegadaian Kabupaten Jepara.
Hingga Maret 2025, penjualan emas Antam sudah mencapai 88 persen dari target tahunan.
Pimpinan Cabang Pegadaian Jepara, Frida Nursanti, mengungkapkan bahwa dari target penjualan 1,8 kilogram emas tahun ini, pihaknya sudah berhasil menjual sekitar 1 kilogram hanya dalam tiga bulan pertama.
“Tahun lalu dengan target 1,2 kilogram, capaian baru terpenuhi di bulan Desember.
Baca Juga: Tak Naik 16 Persen, PNS, Pensiunan, TNI Polri dan Hakim Akan Terima Gaji 13 Juga, Cek Jadwalnya!
Tapi tahun ini, sampai Maret saja sudah lebih dari capaian tahun lalu,” jelas Frida saat ditemui kemarin.
Menurut Frida, lonjakan pembelian emas dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global. Dalam situasi seperti ini, masyarakat cenderung berinvestasi pada emas karena dinilai lebih aman.
“Emas bisa melindungi aset ketika terjadi guncangan ekonomi, baik karena perang, inflasi, atau ketegangan global lainnya.
Secara tren, orang-orang ikut membeli emas karena dianggap stabil dan menguntungkan,” ujarnya.
Saat ini, Pegadaian Jepara hanya melayani pembelian emas Antam melalui sistem pembiayaan, atau cicilan.
Untuk pembelian tunai, hanya dapat dilakukan melalui Galeri 24, yang lokasinya terdekat berada di Kabupaten Kudus. Sebab, Galeri 24 belum tersedia di Jepara. (rom)
Editor : Mahendra Aditya