JEPARA – Larungan sesaji dalam Pesta Lomban Pekan Syawalan akan digelar pagi ini (7/4).
Dalam kegiatan tersebut, sebuah miniatur kapal yang berisi beragam sesaji akan dilarung di perairan sekitar Pulau Panjang.
Sebelum dilarung hari ini, sesaji itu terlebih dahulu dirituali dan diarak ke TPI Ujungbatu kemarin sore (6/4).
Kapal sesaji itu, kemarin dibawa dari kediaman sang pembuatnya, Agus Mardiko di Kelurahan Ujungbatu, Kota Jepara, menuju ke kediaman tokoh masyarakat Desa Ujungbatu kemarin siang.
Sore harinya, sesaji yang telah didoakan mulai dimasukkan di atas kapal tersebut. Setelah itu dibawa ke TPI Ujungbatu.
Ketua Anak Nelayan Kelurahan Ujungbatu Syarif Hidayatullah menjelaskan, usai dilakukan ritual, mini atur kapal itu diarak menuju ke TPI Ujungbatu oleh para anak nelayan Ujungbatu.
”Arak-arakan tersebut di iringin dengan tarian Sermeni. Itu tarian khas Ujungbatu, untuk melestarikan budaya,” ungkapnya.
Rangkaian acara Pesta Lomban tahun ini, dimulai kemarin sore dan puncaknya hari ini.
Kemarin, diawali dengan penyembelihan kerbau.
Dilanjutkan sore harinya kegiatan ziarah ke makam Cik Lanang di Kelurahan Bulu, Jepara, dan makam Mbah Ronggo di Ke lurahan Ujungbatu.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pementasan wayang di TPI Ujungbatu.
Tahun ini, rangkaian Pesta Lomban berbeda dengan tahun kemarin.
Sebab, usai kegiatan larungan di tengah laut rampung, akan dilanjutkan dengan Festival Kupat Lepet di lapangan Pantai Kartini.
Festival tersebut sebelumnya sempat vakum selama dua tahun lalu. Tahun ini, kegiatan tersebut digelar lagi.
Pemerintah Kabu paten Jepara menyediakan sekitar 4 ribu buah kupat dan lepet yang akan dibagi di dua gunungan.
Nantinya, kupat dan lepet itu akan diperebutkan oleh masyarakat. (rom/lin)
Editor : Ali Mustofa