KUDUS – Pemkab Kudus terus melakukan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk meningkatkan pendapatan. Upaya tersebut bakal diterapkan lewat lelang kembali secara terbuka pada pengelolaan parkir.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris telah mengindentifikasi atau belanja masalah yang harus diselesaikan saat ia menjabat. Identifikasi masalah tersebut adalah upaya peningkatan PAD di beberapa sektor.
Dia menambahkan, menurutnya lahan parkir yang ada sekarang dikelola oleh sejumlah organisasi masyarakat (Ormas). Pemkab akan kembali menggulirkan kesempatan bagi masyarakat umum mengelola parkir tersebut.
”Tentunya dengan prosedur lelang resmi yang diselenggarakan pemerintah. Nanti akan diberikan izin sementara kepada pihak pengelola, dan selanjutnya akan dilelang kembali,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kudus akan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) serta dinas terkait dalam penyelenggaraan lelang ini.
Proses lelang nantinya akan menggunakan sistem penawaran tertutup, di mana semua peserta mengajukan tawaran tanpa mengetahui jumlah atau nilai penawaran dari peserta lain.
Baca Juga: Bupati Kudus Sam'ani Sebut Layanan Aduan Wadul K1 Didominasi Jalan Rusak
Dalam konsep atau gebrakan tersebut, Sam’ani ingin pengelolaan parkir bisa lebih terbuka. Serta menguntungkan masyarakat secara luas bukan kelompok tertentu semata.
”Silahkan kalau ada masyarakat yang ingin ikut serta menjadi peserta lelang. Semuanya transparan dan tentu saja tujuannya untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.
Dalam optimalisasi ini, Sam’ani berencana akan menggunakan sistem digital. Hal tersebut guna public lebih bisa terbuka mengakses informasi itu.
Baca Juga: Gerak Cepat Polres Kudus Lakukan Pengecekan Minyakita di Pasaran, Ini Hasilnya
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Andi Imam Santoso mengaku, siap melaksanakan instruksi bupati.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan ulang lahan parkir yang tersebar di berbagai pasar di Kudus serta menyusun mekanisme teknis pelaksanaan lelang.
”Kami sedang melakukan inventarisasi seluruh titik parkir, baik di pasar tradisional maupun area lainnya, untuk memastikan data yang akurat sebelum lelang dilaksanakan,” ungkapnya. (gal/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma