JEPARA – Bupati Jepara Witiarso Utomo memiliki beberapa program unggulan yang tengah digenjot di masa awal pemerintahannya.
Selain masalah infrastuktur, saat ini yang tengah diupayakan pengembangan digitalisasi UMKM.
Itu sebagai langkah mewujudkan UMKM di Jepara bisa naik kelas. Agar terealiasi, pihaknya pun berencana belajar ke daerah lain.
Salah satu daerah yang dituju untuk studi tiru adalah Purbalingga.
”Kami akan berkunjung Bupati Purbalingga. Di daerah itu punya bisnis marketing digital," ujar Wiwit, sapaan akrab Witiarso Utomo
"Jadi kami akan belajar dari sana, supaya kami bisa meng-copy paste. Bisa kami jalankan untuk UMKM-UMKM di Jepara,” lanjutnya.
Diketahui, berdasarkan data dari Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Jepara, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Jepara saat ini 81 ribu.
Dengan upaya pengembangan digitalisasi UMKM tersebut, Wiwit berharap UMKM di Jepara bisa naik kelas.
Ia menjelaskan, digitalisasi UMKM dalam bayangannya ada sistem inkubasi.
Bentuknya, ia akan membuat pilot project di beberapa kecamatan.
”Kami akan bentuk masing-masing kecamatan entah itu melalui koperasi atau bagaimana, kami akan subsidi koperasi tersebut untuk mengakomodasi semua UMKM di kecamatan tersebut supaya bisa naik kelas,” ujarnya.
“Tentunya dengan screening dan aturan yang akan kami tetapkan produknya dan produksinya. Juga permodalan. Jadi kami include semua sampai dia benar-benar bisa menjual sendiri dan mandiri,” tandas Wiwit. (rom/zen)
Editor : Ali Mustofa