Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Telan Anggaran Rp14 Miliar, Bangunan Pasar Bangsri Jepara segera Ditempati Pedagang, Kapan Waktunya?

Fikri Thoharudin • Minggu, 2 Maret 2025 | 17:02 WIB

 

PANTAU: Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna (tengah) lakukan peninjauan Pasar Bangsri baru-baru ini.
PANTAU: Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna (tengah) lakukan peninjauan Pasar Bangsri baru-baru ini.

JEPARA - Relokasi pedagang dari Pasar Bangri lama ke Pasar Bangsri yang baru akan dilakukan usai perbaikan pasar rampung.

Kepala Disperindang Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza menyebutkan pihaknya telah melakukan pendataan pedagang.

Diketahui bahwa bangunan pasar seluas 8 ribu meter persegi tersebut berdiri atas 20 ribu meter persegi luas area lahan.

Dengan jumlah kios 1.413. Tahun ini Pasar Bangsri telah mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 14,8 miliar.

Untuk dilakukan proses pekerjaan finishing kios. Yang terdiri dari lapak kering maupun basah, serta pekerjaan lainnya.

“Kami menunggu dilaksanakannya pekerjaan dan selesai, sehingga diserahkan pengelolaannya ke Disperindag,” ungkapnya Sabtu (1/3).

Secara prinsip pihaknya telah mendata pedagang yang ada di Pasar Bangsri lama untuk kemudian dipindah ke Pasar Bangsri baru.

“Ada sekitar 2000-an, berdasarkan jualannya. Jadi nanti kalau Pasar Bangsri Baru selesai dan diserahkan ke Disperindag kami akan langsung mengatur,” ujarnya.

Menurutnya penataan akan dirunut dan dikategorikan berdasarkan zonasi. Sesuai dengan barang dagangannya.

“Intinya dilakukan zonasi, sehingga tertata dengan baik. Sudah ada bagian tempatnya sendiri-sendiri, mana yang masuk kios mana yang masuk los. Katakanlah yang jualan sembako dan pakaian berbeda tempat,” sebutnya.

Kendati demikian pihaknya belum dapat memastikan secara pasti, kapan relokasi akan dimulai.

“Kami mengikuti Dinas PUPR. Kira-kira selesainya kapan. Mungkin akhir tahun bisa kita masukkan, sehingga awal tahun depan sudah mulai efektif,” tuturnya.

Pihaknya berharap dengan adanya hal tersebut dapat berlangsung dengan kondusif. Mengingat penataan pasar yang sebelum-sebelumnya tidak begitu memperhatikan zonasi.

“Untungnya satu lantai, tidak dua lantai. Aturan tersebut nanti diharapkan ditaati para pedagang, sehingga ketika ada pembeli yang berbelanja sesuatu dapat menemukan lokasinya dengan mudah,” tutupnya. (fik)

Editor : Ali Mustofa
#kucuran dana #jepara #pasar bangsri #dinas pupr #disperindag #pedagang