JEPARA – Dari visi dan misi pasangan Bupati Jepara dan Wakil Bupati Jepara Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jepara telah melakukan breakdown.
Hasilnya, didapati 5 program kerja unggulan yang diusung. Antaranya mulus birokrasinya, mulus pendidikan dan kebudayaannya, mulus kesehatannya, dan mulus infrastukturnya. Terakhir, ada mulus ekonominya.
Dari 5 program unggulan itu, menghasilkan 28 program kegiatan yang bisa digarap.
Di masa 100 hari kerja Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar, rencananya aka nada 12 program yang ditargetkan bisa terealisasi.
Itu disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Jepara Hassanudin Hermawan. ”100 hari ini memang jadi brain storming bahwa setelah pelantikan akan dilakukan kegiatan-kegiatan. Intinya untuk mengungkit, dan memberi semangat, atau mengawali 28 program yang di-breakdown,” ungkap sosok yang akrab disapa Udin tersebut.
12 program tersebut antaranya launching program Bupati Ngantor di Desa, launching program Jepara Tanggap, launching program Jumat Berangkat, launching program Kartu Sarjana Jepara, launching Kartu Guru Sejahtera, dan launching Kartu Kader Kesehatan sejahtera.
Lalu dari segi infrastuktur, adalah melakukan perbaikan jalan sepanjang 101 kilometer dan peremajaan fasilitas keagamaan.
Selanjutnya ada launching program Jepara Karya, UMKM naik kelas, hingga launching penerapan digitalisasi ticketing di objek wisata.
Terakhir, adalah menjalankan program pemberian bantuan kematian bagi warga kurang mampu.
Udin mengakui, untuk mengejar seluruh program yang telah ter-breakdown dari visi dan misi tersebut akan memerlukan penyesuaian-penyesuaian dalam postur anggaran.
Lantaran APBD 2025 telah ditetapkan. Sementara visi dan misi itu muncul setelahnya.
Untuk itu, nantinya Pemkab Jepara berencana mengajukan perubahan APBD lebih awal dibanding tahun kemarin.
itu untuk menyesuiakan pendanaan terhadap program unggulan tersebut.
Selain itu, untuk menyesuaikan program PUsat yang harus dilaksanakan.
Salah satunya melakukan efisiensi untuk mempersiapkan pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG) di waktu yang akan datang.
”Ini jadi fokus pemerintah ke depan,” tegas Udin.
Sementara itu Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar menegaskan, ia bersama Wiwit bertekad seluruh program tersebut bisa diwujudkan bersama.
”Harapannya bisa diwujudkan bersama. Terkait pengentasan kemiskinan, penambahan lapangan kerja. intinya kami berjalan bersama. Saya bersama Mas Wiwit, komitmen untuk sama-sama membangun Kabupaten Jepara. Untuk Jepara yang lebih bagus,” tandas Gus Hajar, sapaan akrab M. Ibnu Hajar. (rom/war)
Target Program 100 Hari Kerja
1. Launching program Bupati Ngantor di Desa
2. Launching program Jepara Tanggap
3. Launching program Jumat Berangkat
4. Launching program Kartu Sarjana Jepara
5. Launching Kartu Guru Sejahtera
6. Launching Kartu Kader Kesehatan sejahtera
7. Perbaikan jalan 101 kilometer
8. Peremajaan fasilitas keagamaan.
9. Launching program Jepara Karya
10. Launching UMKM naik kelas
11. Launching penerapan digitalisasi ticketing di objek wisata
12. Pemberian bantuan kematian bagi warga kurang mampu.
Editor : Ali Mustofa