RADAR KUDUS – Persijap Jepara memastikan langkah mereka ke babak play off promosi Liga 1 setelah menuntaskan pertandingan tertunda melawan Persela Lamongan.
Laga yang sempat diwarnai kericuhan itu akhirnya dilanjutkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, dengan Persijap tetap mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.
Satu-satunya gol kemenangan yang dicetak kapten tim, Rosalvo Candido, pada menit ke-37 terbukti menjadi penentu nasib Laskar Kalinyamat di kompetisi ini.
Baca Juga: Persijap Jepara Semakin Dekat ke Liga 1 usai Kalahkan Persela Lamongan dengan Skor Menyakitkan
Dengan hasil tersebut, Persijap mengunci posisi runner-up Grup Y dengan raihan 9 poin dan berhak melaju ke babak play off promosi.
Mereka akan menghadapi PSPS Pekanbaru Riau, yang juga finis sebagai runner-up di Grup X.
Pertandingan tersebut akan menjadi duel hidup-mati, dengan satu tiket ke Liga 1 musim depan sebagai taruhannya.
Namun, perjalanan Persijap menuju babak ini tak mudah. Laga melawan Persela Lamongan sebelumnya terhenti di menit ke-79 akibat kericuhan yang terjadi di Stadion Tuban Sport Center, Kabupaten Tuban.
Insiden tersebut dipicu oleh aksi suporter tuan rumah yang menyalakan flare, melempar smoke bomb ke lapangan, hingga merusak fasilitas stadion.
Bahkan, beberapa pendukung nekat turun ke lapangan dan membakar papan adboard serta jaring gawang, memaksa pertandingan dihentikan demi alasan keamanan.
Keputusan akhirnya diambil untuk melanjutkan pertandingan di tempat netral, yakni di Sidoarjo. Namun, keputusan ini membawa tantangan tersendiri bagi Persijap.
Para pemain harus menjalani perjalanan panjang setelah sebelumnya dievakuasi menggunakan kendaraan taktis (rantis) dari Stadion Tuban Sport Center.
Mereka baru tiba di Sidoarjo sekitar pukul 01.00 dini hari, hanya memiliki waktu istirahat yang sangat singkat sebelum kembali bertanding pukul 09.00 pagi.
Pelatih kepala Persijap, Widodo C. Putro, mengakui bahwa situasi ini sangat menguras stamina anak asuhnya.
Namun, mentalitas kuat skuadnya membuat mereka tetap tampil solid hingga akhir pertandingan.
"Ini benar-benar luar biasa dan melelahkan. Tapi semangat juang para pemain tetap tinggi.
Baca Juga: Berlangsung Panas dan Seru! Duel Persela Lamongan vs Persijap Jepara Berakhir dengan Skor 0-1
Jiwa seperti inilah yang harus terus kami jaga di pertandingan berikutnya. Jadi, selamat untuk Persijap Jepara," tegas Widodo.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada laga krusial melawan PSPS Riau di babak play off promosi.
Jadwal dan venue pertandingan masih menunggu kepastian dari pihak penyelenggara.
Namun satu hal yang pasti, Persijap Jepara hanya berjarak satu langkah lagi dari impian kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan perjuangan dramatis yang telah mereka lalui, mampukah Laskar Kalinyamat menuntaskan misi mereka dan memastikan tiket ke Liga 1? Jawabannya akan ditentukan dalam laga play off yang dipastikan akan berjalan sengit.(rom)