Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Jepara Targetkan 3 Dapur MBG Beroperasi sebelum Ramadan, Catat Daftar Wilayahnya

Moh. Nur Syahri Muharrom • Rabu, 19 Februari 2025 | 18:00 WIB

 

HIGIENIS: Petugas SPPG 002 mem-packing paket makanan bergizi untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah.
HIGIENIS: Petugas SPPG 002 mem-packing paket makanan bergizi untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah.

JEPARA – Saat ini di Kabupaten Jepara baru ada 1 Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang beroperasi menyediakan makan bergizi gratis (MBG) bagi para siswa yang berlokasi di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.

Selain satu dapur tersebut, terdapat 3 dapur lain yang siap dimanfaatkan namun masih menunggu izin dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kodim 0719/Jepara menargetkan 3 dapur tersebut bisa mulai beroperasi sebelum Ramadhan.

Itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi kemarin.

3 dapur tersebut ada di Kecamatan Mayong, lalu di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan; dan di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara Kota.

Dandim menegaskan, ketiga dapur tersebut saat ini telah siap dari segi operasionalnya.

”Ada lagi yang kami sudah siap tapi kami menunggu perintah dari BGN. Yaitu SPPG Pengkol, SPPG Kriyan. Dan masih ada lagi di Mayong,” ungkapnya.

Ketiga dapur tersebut saat ini masih terus dikejar kesiapannya agar bisa segera beroperasi sebelum Ramadhan. Bila belum terkejar, Dandim menargetkan bisa beroperasi saat Ramadhan.

Ia menegaskan, selama Ramadhan memang SPPG atau dapur tersebut masih tetap beroperasi.

Namun teknisnya berubah. Siswa akan diminta kotak bekal dari rumah untuk selanjutnya makanan dipindah dari tempat penyajian yang disediakan SPPG.

Baca Juga: Rugi Dong! Rusun di Jepara Kosong, Potensi Pendapatan Daerah Melayang Ratusan Juta

Dengan begitu, makanan yang disediakan SPPG tetap bisa disantap ketika buka puasa. ”Kan tidak mungkin mereka yang sekolah pulang siang berubah menjadi sore hanya untuk mendapatkan buka puasa. Jadi nanti setiap orang membawa bekal,” imbuh Dandim.

Teknis tersebut saat ini pun telah diuji cobakan pada siswa SMA yang biasa menjalankan puasa Senin-Kamis.

Mereka diperkenankan membawa kotak makan, selanjutnya makanan dipindah ke kotak mereka dan dibawa pulang untuk menu buka puasa.

Sementara untuk menu yang diberikan selama Ramadan, akan disesuaikan oleh Kepala SPPG. Itu dilakukan agar makanan yang diberikan awet dan tidak basi ketika dibawa pulang. (rom)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#jepara #Dapur makan bergizi gratis #Mayong #Pemkab Jepara #kalinyamatan jepara