JEPARA — Setelah sempat tertunda, program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Jepara akhirnya resmi dimulai kemarin (17/2).
Program tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tahunan dengan memanfaatkan 1 unit Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur 002 yang terletak di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.
Dalam pelaksanaan perdana tersebut terdapat 2.247 paket makanan yang dibagikan kepada para siswa di 24 sekolahan yang ada di Kecamatan Tahunan.
Secara simbolis, program yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat itu diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, bersama Forkopimda yang lain.
Peresmiannya dilakukan di SPPG 02 dilanjut dengan peninjauan pelaksanaan program MBG di salah satu SD di Desa Ngabul, yaitu SDN 2 Ngabul.
Dari pantauan di lapangan kemarin, paket makanan yang telah dimasak mulai pukul 02.00 WIB di SPPG 02 itu pada pagi harinya langsung di-packing dan dimasukkan ke dalam 2 unit armada pengangkut.
Salah satu armada berisi paket MBG bagi para siswa tersebut tiba sekitar pukul 09.00 WIB di SDN 2 Ngabul.
Paket-paket berisi makanan bagi siswa itu langsung dikeluarkan dari armada dan ditata di luar kelas. Dan siswa antre untuk mengambil sendiri makanan mereka.
Kemarin, menu yang diberikan berupa nasi, ayam goreng, sayuran, buah jeruk, dan susu. Dandim Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi menjelaskan, menu tersebut akan ada perubahan tiap 10 hari.
”Jadi hari pertama hingga hari 10 berbeda, hari ke sebelas, kembali lagi ke hari pertama. Itu untuk menghindari kebosanan dan kejenuhan,” ungkapnya kemarin.
Ia menjelaskan, sejatinya di Kabupaten Jepara sudah menyiapkan beberapa SPPG. Selain SPPG 002 di Ngabul, terdapat SPPG 001 di Pengkol, Kecamatan Jepara; lalu SPPG 003 di Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.
Namun yang dinyatakan siap oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sementara ini baru SPPG 002 Ngabul.
Selain itu, terdapat SPPG lain yang masih terus disiapkan. ”Masih ada lagi di Mayong. Saat ini juga masih berproses.
Di luar dari 4 SPPG tersebut, ada lima yang sedang dibangun. Kemungkinan mereka akan running setelah Idulfitri,” tandas dandim. (rom/war)
Editor : Mahendra Aditya