Momen Bahagia Berujung Duka, Anak 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang sedalam 1,5 Meter di Kembang Jepara, Begini Keterangan Polisi
Moh. Nur Syahri Muharrom• Minggu, 16 Februari 2025 | 23:34 WIB
DITUTUP: Polisi mengecek lokasi tenggelamnya seorang bocah 8 tahun di kolam renang Andina, Minggu (16/2).
JEPARA – Anak berusia 8 tahun asal Desa Kuwasen RT 2/RW 1, Kecamatan Jepara meninggal usai tenggelam di kolam renang Kolam Renang Andina Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang pada Minggu (16/2) pagi.
Korban berisial MRA dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan setelah tenggelam di dalam kolam sedalam 1,5 meter.
Kabar meninggalnya korban tersebut dibenarkan Kapolsek Kembang Iptu Heru Setyawan.
Kapolsek menceritakan, korban sejatinya datang ke Kolam Renang Andina untuk berwisata. Tapi naas, wisata yang mestinya jadi momen bahagia, berujung jadi duka.
Korban datang bersama ibunya juga seorang adiknya.
Mereka berangkat dari Kuwasen ke Kembang bersama rombongan TPQ Bayanul Mustofa menggunakan 2 unit odong-odong.
Rombongan tersebut tiba sekitar pukul 08.00 WIB.
”Sesampainya di kolam renang, korban bersama teman-temannya langsung bermain air yang didampingi oleh orang tua,” ungkap Kapolsek.
Dari keterangan yang didapat, sekitar pukul 08.45 WIB ibu korban menemani adik korban bermain air di kolam anak-anak.
”Sekitar pukul 09.15 WIB ada seorang saksi melihat korban sudah tenggelam. Kemudian saksi menolong korban yang tenggelam dan diangkat ke atas dan diberikan pertolongan,” imbuh Heru.
Setelah itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bangsri 1. Namun sayang, nyawanya tak tertolong.
”Sekira pukul 09.42 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan Death on Arrival (DoA). Karena kekurangan oksigen, tekanan air, dan hipotermia,” papar Heru.
Jenazah MRA langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan.
Sementara objek wisata kolam renang. Itu untuk memudahkan proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
”Tindak lanjutnya, kami klarifikasi para saksi saat di TKP. Saat ini masih proses. Untuk kolam renang saat ini masih ditutup, ada kejadian langsung kami minta ditutup. Sampai kapannya, nanti kami koordinasi sama pihak pengelola,” tandas Heru kemarin. (rom)