JEPARA - Aksi nekat seorang ibu rumah tangga di Jepara berakhir tragis. LNW, 29, warga Desa Sinanggul RT 28/RW 5, Kecamatan Mlonggo, tertangkap basah saat mencuri perhiasan milik seorang lansia di Desa Suwawal RT 5/RW 2, Rabu (12/2).
Panik aksinya ketahuan, pelaku justru memukul korban hingga bersimbah darah.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Faizal Wildan Umar menjelaskan, aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 13.30.
Pelaku masuk ke rumah korban, Yuriah, 65, secara diam-diam dan berhasil mengambil beberapa perhiasan.
Namun, aksinya diketahui oleh korban. “Saat ketahuan, pelaku langsung memukul korban dengan kayu hingga mengalami luka robek di kepala,” terangnya.
Akibat serangan itu, Yuriah tak berdaya dan hanya bisa terduduk lemas di kursi rumahnya.
Pada saat yang sama, dua tetangganya, Nanik, 39, dan Kunjaroh, 60, melihat ada seorang perempuan asing masuk dari arah dapur. Keduanya semula mengira wanita tersebut adalah anak korban.
Namun, kecurigaan muncul setelah mereka mendengar teriakan dari dalam rumah.
Ketika Nanik dan Kunjaroh mendatangi rumah Yuriah, mereka mendapati lansia tersebut sudah duduk di depan rumah dengan kepala berlumuran darah.
Seketika mereka sadar telah terjadi aksi pencurian dengan kekerasan. Sosok perempuan yang sebelumnya mereka lihat ternyata pelaku kejahatan.
“Pelaku kemudian berusaha kabur dengan sepeda motor Honda Scoopy bernopol K-5635-ADC,” lanjut Faizal.
Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung melakukan pengejaran. LNW akhirnya berhasil ditangkap di jalan belakang Balai Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo.
Pelaku kemudian diamankan ke rumah Ketua RT 5/RW 2 sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Mlonggo pada pukul 15.33 WIB.
Barang bukti yang diamankan dari pelaku meliputi satu unit sepeda motor Honda Scoopy beserta STNK, sebuah tas sandang hitam berisi smartphone Oppo Reno 5, KTP, ATM, uang tunai Rp 1.150.000, serta lima gelang dan lima cincin hasil curian.
Saat ini, pelaku telah diamankan di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, korban dilarikan ke RS Graha Husada Jepara guna mendapatkan perawatan medis.
“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kemungkinan adanya tindak kejahatan lain yang dilakukan pelaku,” pungkas Faizal. (fik)
Editor : Mahendra Aditya