SEMARANG – Kampus Univesitas Unisulla Semarang berduka. Dua mahasiswanya ditemukan tewas di kolam retensi kampus pada Selasa (11/2) sekitar pukul 16.30.
Dua korban tewas adalah Syarif Hidayatullah mahasiswa Fakultas Teknologi Industri angkatan 2024 asal pulau Bawean Jawa Timur.
Dan Andre Puji Setiawan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2021 asal Kabupaten Jepara.
Keduanya ditemukan Tim SAR gabungan secara terpisah di kolam retensi dengan kedalaman air sekitaran tiga meter dengan luasan 70 meter.
Satu korban ditemukan diatas pukul 19.45. Selang 15 menit kemudian, satu korban juga berhasil ditemukan.
"Iya, sudah di temukan, secara terpisah. Informasi tenggelam di kedalaman tiga meter," ungkap Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto.
Selanjutnya korban dievakuasi kedaratan dimasukan ke dalam kantong jenazah.
"Dua-duanya ditemukan meninggal, laki-laki semua. Akan dibawa ke RSI Sultan Agung dulu, untuk keperluan lebih lanjut," bebernya.
Sebelumnya, Kompol Rismanto membeberkan dua mahasiswa Unissula Semarang yang tenggelam tersebut bernama D, Fakultas Tehnik Industri, dan A, mahasiswa FKIP.
Kronologinya bermula saat korban bermain bersama lima rekan-rekannya di pinggir kolam retensi.
Disela obrolan, dua remaja ini terlibat sayembara manakala bisa berenang menyeberangi kolam mendapat uang.
"Awalnya nongkrong dipinggiran kolam retensi, enam orang termasuk korban. Lha istilahnya sayembara, kalau kau bisa berenang menyebarang tak kasih uang Rp 50 ribu," bebernya.
Mahasiswa beranama Syarif Hidayatullah berinisitif berenang namun sekira jarak 20 meteran dia tidak kuat dan melambaikan tangan minta pertolongan.
Andre yang berusaha membantu juga ikut tenggelam. Empat teman yang lainnya berusaha membantu namun tidak berhasil.
"Nah temannya satunya yang buat sayembara ini bingung, terus berupaya menolong tapi malah ikut tenggelam. Sampai sekarang belum ditemukan, masih proses pencarian," katanya.
Pihak kampus yang mendapat laporan naas tersebut bergerak cepat dengan menghubungi pihak kepolisian, Tim SAR, dan ambulan dari Rumah Sakit Islam Sultan Agung.
Pihak Unissula juga sudah menghubungi pihak keluarga. (mha/bas)
Editor : Ali Mustofa