JEPARA, Radar Kudus – Persijap Jepara bakal menghadapi laga krusial di putaran kedua babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025.
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini dijadwalkan menjamu PSKC Cimahi di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Jumat (7/2) malam.
Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, laga ini bisa menjadi momentum emas bagi Persijap untuk mengakhiri paceklik kemenangan mereka.
Laskar Kalinyamat tengah mengalami periode sulit, tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Dua laga terakhir di babak pendahuluan dan tiga pertandingan di babak 8 besar hanya menghasilkan dua poin dari dua kali seri dan sekali kalah.
Kondisi ini membuat kemenangan atas PSKC Cimahi menjadi harga mati agar Persijap bisa tetap bersaing di grup Y.
Bermain di kandang sendiri seharusnya memberi keuntungan bagi Persijap. Apalagi pada pertemuan pertama di kandang PSKC Cimahi, Sabtu (1/2) lalu, mereka mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 3-3.
Bahkan, Persijap menunjukkan mental baja dengan bangkit setelah tertinggal tiga gol lebih dulu. Modal inilah yang bisa menjadi pemantik semangat bagi skuad Widodo C. Putro.
Kabar baiknya, Persijap kemungkinan akan tampil dengan kekuatan penuh.
Bek andalan mereka, Leo Lelis, yang sempat absen karena kartu merah, diprediksi sudah bisa kembali merumput. Kehadiran Lelis tentu akan memperkuat lini pertahanan yang beberapa kali tampak rapuh di laga sebelumnya.
Namun, PSKC Cimahi bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka juga mengantongi dua poin, sama seperti Persijap, dan masih berpeluang naik ke peringkat dua klasemen sementara grup Y.
Saat ini, Persela Lamongan yang berada di posisi kedua hanya unggul satu poin dengan total tiga angka. Artinya, jika salah satu dari Persijap atau PSKC menang, mereka bisa langsung menggeser posisi Persela.
Pertandingan ini dipastikan akan berjalan ketat. Kedua tim memiliki ambisi yang sama untuk meraih tiga poin dan membuka peluang lolos ke semifinal Liga 2.
Publik Jepara tentu berharap, dengan dukungan penuh dari suporter fanatiknya, Laskar Kalinyamat bisa kembali ke jalur kemenangan.(rom)
Editor : Mahendra Aditya