JEPARA - Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jepara dipastikan tak jadi pindah.
Nantinya, Bupati Jepara yang baru akan tetap menempati Pendapa RA Kartini Jepara sebagai rumah dinasnya.
Sementara untuk rumah dinas Wakil Bupati Jepara akan tetap berada di Pendapa Alit.
Saat ini, Bagian Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara terus menyiapkan rumah dinas tersebut jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jepara terpilih dilangsungkan pada 20 Februari mendatang.
Diketahui, sebelumnya diberi takan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta sempat melontarkan wacana pada tahun lalu, bahwa Rumah Dinas Bupati Kabupaten Jepara yang selama ini berada di Pendapa RA Kartini Jepara bakal dipindah mulai tahun ini.
Itu lantaran status Pendapa RA Kartini yang notabenenya jadi salah satu Cagar Budaya Kabupaten Jepara dan akan dimanfaatkan jadi salah satu pusat studi sejarah bagi masyarakat.
Sebagai gantinya, rumah dinas Bupati Jepara akan dialihkan ke Pendapa Alit yang selama ini jadi rumah dinas Wakil Bupati Jepara.
Sementara rumah dinas Wakil Bupati Jepara dialihkan ke lokasi yang lain pula.
Namun kemarin, Kepala Bagian Umum Sekda Jepara Anjar Jambore Widodo memastikan wacana tersebut batal.
”Permintaan dari Pak Wiwit (Witiarso Utomo) sendiri. Jadi Pak Wiwit selaku Bupati Jepara terpilih memang menginginkan di pendapa. Yang di sana untuk Gus Hajar (M. Ibnu Hajar, Wakil Bupati Jepara terpilih),” ungkap Anjar kemarin.
Saat ini pun pihaknya mulai mengebut persiapan jelang penempatan rumah dinas tersebut oleh Bupati dan Wakil Bupati Jepara yang baru.
”Walaupun di Pendapa masih ada Pak PJ, tapi respons baik. Untuk sedikit-sedikit mempersiapkan,” imbuh Anjar.
Selain mempersiapkan rumah dinas, pihaknya pun juga telah mempersiapkan kendaraan dinas baru bagi Bupati dan Wakil Bupati Jepara terpilih.
Kali ini, kendaraan yang dipakai adalah Toyota Kijang Innova Zenyx.
Nantinya, dalam menyambut Bupati dan Wakil Bupati Jepara yang baru juga akan digelar kirab setelah dilakukan pelantikan.
“Ada kirab. Nanti leading sector-nya Disparbud,” tandas Anjar. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa