JEPARA - Warga Desa Somosari dihebohkan dengan dugaan hilangnya beberapa bocah di perbukitan Desa Somosari Kecamatan Batealit pada Kamis (12/12) malam.
Dalam laporan tertulisnya, Kapolsek Batealit Iptu Sri Raharjo menceritakan awalnya peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.00.
Pada saat itu terdapat warga menemukan dua unit sepeda motor Honda matic bernopol polisi H 2092 AYE dan H 6813 CAE di sekitar warung di wilayah hutan wisata Desa Somosari.
Tak hanya dua unit sepeda motor, namun juga ditemukan jas hujan, identitas, tas sekolah, seragam sekolah dan telepon seluler.
Termasuk surat izin sekolah siswa kelas IX dari salah satu SMP di Kabupaten Demak.
"Saat ditemukan, barang bukti ditemukan berceceran, tidak di satu tempat. Lalu dikumpulkan oleh warga sekitar," ungkapnya.
Atas penemuan motor dan barang tersebut, warga menduga adanya orang yang hilang atau tersesat di lokasi tersebut.
Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke petinggi Desa Somosari, termasuk ke kecamatan dan Polsek setempat.
Diketahui ketiganya merupakan warga serta pelajar di satu sekolah tingkat menengah Kabupaten Demak.
Antara lain, SAP, kemudian IFA dan MZA berumur 15 tahun. Kesemuanya laki-laki.
Setelah itu dilakukan pencarian, beberapa unsur yang terlibat meliputi BPBD Jepara, BPBD Demak, Basarnas Pos Jepara, TNI, Polri, PMI Jepara, Jepara Rescue, Ubaloka Kwarcab Jepara, Pramuli Kwarab Batealit.
Lalu GCTS Jepara, Tagana, CBP-KPP Batealit, Orari, Triple S, Ubaloka Demak, Polhut Batealit, Lindu Aji, Perangkat Desa Somosari dan sejumlah warga sekitar.
Sekitar pukul 21.30 SAP ditemukan di jalan setapak di lereng bukit sebelah timur dari titik parkir. Kondisinya hanya mengenakan celana dalam.
Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Batealit untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, setelah dinyatakan baik korban dibawa ke Polsek Batealit.
"Keterangan dari korban yang ditemukan (SAP), sebelum sebelum menuju Jepara rombongannya mengonsumsi minuman buah kecubung, sehingga sulit dimintai keterangan (Bahasa yang berubah ubah, Red)," jelasnya.
Sementara itu, pada pukul 00.00 pencarian diberhentikan dikarenakan waktu dan cuaca yang kurang mendukung.
Pencarian dilanjutkan pada hari Jumat (13/12) sekitar pukul 05.00. (fik)
Editor : Ali Mustofa