BAGI mahasiswi bernama lengkap Firdia Zelly Ulya Nihaya, aktif di luar kampus dan membangun jaringan amatlah penting.
Ini tak kalah pentingnya dengan memupuk pengalaman akademik dengan mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK).
Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini, saat ini menjadi Duta Genre Jepara sejak 2021 lalu.
Gelar itu, berlanjut pada tahun berikutnya, dengan berhasil menjadi best Duta Genre Beraksi Kabupaten Jepara 2022.
Kemudian pada 2023, ia menjadi runner up II Duta Muslimah Preneur Provinsi Jawa Tengah sekaligus Duta Muslimah Favorit Provinsi Jawa Tengah.
Tak hanya berhenti itu, dara asal Kabupaten Jepara ini, juga berhasil menjadi partisipan di konferensi internasional Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang diselenggarakan oleh Kemenag RI.
”Berkat pengalaman tadi (AICIS, Red), tahun ini saya berhasil menjadi penerima beasiswa Bank Indonesia. Juga bisa mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) internasional di Thailand," sebutnya.
Selain itu, Zelly juga berkesempatan menjadi speaker konferensi internasional di Turki atas paper yang dia susun. ”Sebelumnya saya mengirim paper (jurnal, Red) yang berjudul ”Social Media as Branding Media in Indonesia”. Dipaparkan di hadapan para akademisi dalam konferensi tersebut," kenangnya.
Bahasa menurut Zelly menjadi paspor yang amat penting dalam berjejaring. ”Selain bahasa ibu (bahasa Jawa dan Indonesia), saya mencintai bahasa Arab dan Inggris. Proses belajarnya sejak TK dan hingga sekarang masih terus belajar," terangnya.
Saat ini, dia juga aktif di sejumlah organisasi. Seperti Generasi Baru Indonesia (GenBI), Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), KUPI Corner UIN Walisongo, maupun Walisongo Public Relation Community.
”Cara membangun jejaring versi saya dengan banyak cara, seperti dengan memaksimalkan platform media sosial, menghadiri event berbobot, dan tidak takut aktif berorganisasi," katanya.
Saat ini, dia tengah merampungkan tugas akhirnya yang berjudul ”Strategi Humas Forum Genre Jepara”. Kecintaannya dalam dunia komunikasi menuntunnya ke jurusan kuliah Public Relation (PR).
”Setelah lulus rencananya mau lanjut S-2 di bidang komunikasi. Ingin ke Monash University Australia Jurusan Communication and Media," imbuhnya. (fik/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma