JEPARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bertekad membangun monumen Ratu Kalinyamat.
Tekad tersebut mulai direalisasikan sejak saat ini dengan menggandeng masyarakat untuk mendesain monumen tersebut dalam bentuk sayembara.
Hanya saja, untuk realisasi pembangunan fisik dan lokasi monumen tersebut saat ini masih belum ditentukan.
Diketahui, sejak Ratu Kalinyamat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November tahun lalu di Kabupaten Jepara memang santer diharapkan dibangun patung sosok perempuan penguasa Jepara tersebut.
Alasannya, di Jepara saat ini memiliki patung RA Kartini, pemerintah juga ingin membangun patung Ratu Kalinyamat.
Itu bertujuan sebagai simbol kebanggaan, sekaligus menghormati jasa dan ketokohan Ratu Kalinyamat.
"Dibangunnya patung Ratu Kalinyamat sebagai bentuk atau simbol mengenang dan menghormati jasa kepahlawanan Ratu Kalinyamat,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar.
Untuk bisa mewujudkan itu, pihaknya ingin melibatkan masyarakat.
Sebab itu, dalam mendesain monumen tersebut diselenggarakan sayembara yang berlangsung hingga 1 November mendatang.
”Desain disayembarakan, karena kental akan nilai-nilai artistik. Diharapkan masyarakat luas, seniman bisa terlibat dan memberikan ide terbaiknya. Sehingga melalui sayembara akan membuka ruang imajinasi publik,” jelas Ary.
Ia mengakui, dalam rencana pembangunan monumen tersebut saat ini memang baru bisa dimulai dengan sayembara desain terlebih dahulu.
Sementara realisasi pembangunan fisik dan lokasi monumen tersebut pihaknya belum bisa mengatakannya saat ini.
"Kalau fisik monumen Ratu Kalinyamat belum dapat dibangun tahun ini. Belum bisa jawab saat ini, karena pembahsasn APBD tahun 2025 baru dimulai pekan depan,” tandas Ary Bachtiar. (rom)
Editor : Ali Mustofa