JEPARA - Ratusan umat Hindu di Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji merayakan Hari Raya Galungan.
Sembahyang di hari raya tersebut dilaksanakan di pura masing-masing dengan cara sederhana.
Di Desa Plajan sendiri terdapat empat pura, meliputi Pura Giri Tungka Manggala Dharma, Puser Bumi, dan Dharma Loka.
Baca Juga: Bruk!!! Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Timpa Dua Rumah di Batealit Jepara, Tak Ada Korban Jiwa
Sekira pukul 10.00 tampak anak-anak, pemuda, hingga orang tua mulai berbondong-bondong datang ke Pura Giri Tungka.
Secara khidmat mereka mengikuti serangkaian acara persembahyangan.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jepara, Parsini, mengungkapkan peringatan Hari Raya Galungan disesuaikan dengan Desa Kala Patra atau sesuai tempat, waktu, identitas atau situasi yang ada.
“Disesuaikan dengan adat istiadat di Jawa tanpa mengurangi makna Galungan. Hari ini dirayakan persembahyangan Hari Raya Galungan, peringatan 210 hari atau enam bulan sekali. Dilaksanakan pada masing-masing pura,” sebutnya.
Setelah Galungan akan disambung dengan Hari Raya Suci Kuningan yang jatuh pada Sabtu, 5 Oktober mendatang.
“Umat di sini (Plajan, Red) ada sekitar 200 kartu keluarga atau 800-an jiwa. Masing-masing melaksanakan persembahyangan di pura masing-masing, tidak jadi satu,” ucapnya.
Sementara itu, di Pura Dharma Loka juga dilakukan persembahyangan. Yang dimulai dari pukul 10.00 hingga 12.00.
Para umat Hindu tampak membawa sesaji masing-masing serta menjalani persembahyangan dengan khusyuk. (fik/war)
Editor : Ali Mustofa