JEPARA – Di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir selama lima tahun terakhir, Kementerian BUMN telah berhasil mendorong transformasi di berbagai sektor, termasuk di PT PLN (Persero), yang turut mengambil bagian aktif dalam program reformasi tersebut.
Transformasi ini mencakup peningkatan efisiensi, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama lintas sektor, termasuk dengan instansi militer dalam menjaga keamanan obyek vital nasional.
Salah satu unit strategis PT PLN (Persero), PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B, yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B di Jepara, Jawa Tengah, menerima kunjungan kerja dan silaturahmi dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 0719/Jepara, Letkol ARM Khoirul Cahyadi, S.E.
Baca Juga: PLN Sukses Hadirkan Listrik Berkualitas Selama PON XXI Aceh – Sumut
Kunjungan ini berlangsung pada Selasa, 14 September 2024, dengan tujuan memperkuat sinergi antara PLN dan TNI AD dalam menjaga keamanan operasional salah satu obyek vital nasional yang menyuplai 10% kebutuhan listrik di wilayah Jawa-Bali.
Dalam kunjungannya, Dandim 0719/Jepara, Letkol ARM Khoirul Cahyadi, didampingi oleh Kapten Inf. Dedi Kurniawan (Pasi Intel Kodim), Kapten Inf. Sumidi (Danramil 07/Bangsri), serta beberapa anggota lainnya.
Mereka disambut langsung oleh General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, yang didampingi oleh Harwito (Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum), dan Jatie Kuncara (Manager Aset Properti, Komunikasi, dan Umum).
Letkol ARM Khoirul Cahyadi dalam pertemuannya mengungkapkan bahwa PLTU Tanjung Jati B merupakan obyek vital yang memiliki peran strategis dalam stabilitas pasokan listrik di Jawa-Bali.
"Kami, dari pihak Kodim Jepara, siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan PLTU Tanjung Jati B beroperasi secara lancar, aman, dan kondusif," ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Kodim Jepara dan PLN dapat terus ditingkatkan.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan dari Dandim 0719/Jepara.
"PLTU Tanjung Jati B memiliki peran penting sebagai penyeimbang antara wilayah barat dan timur dalam pasokan listrik Jawa-Bali. Sinergi dengan pihak TNI, khususnya Kodim 0719/Jepara, sangat penting untuk menjaga kelangsungan operasional kami," kata Dony.
Ia juga menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif demi kelancaran operasional pembangkit listrik ini.
Setelah pertemuan, rombongan Dandim 0719/Jepara melakukan site tour di area PLTU Tanjung Jati B, termasuk kunjungan ke Pelabuhan Jetty Unit 3 & 4 untuk melihat langsung fasilitas yang berfungsi sebagai jalur masuk utama bahan bakar batubara yang digunakan untuk operasional pembangkit listrik.
Kunjungan kerja dan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara PT PLN (Persero) dan TNI AD, khususnya dalam aspek keamanan dan operasional.
PLN UIK Tanjung Jati B, sebagai salah satu unit pembangkit listrik terbesar di Jawa Tengah, sangat bergantung pada kondisi keamanan yang kondusif untuk menjaga stabilitas pasokan energi listrik yang krusial bagi masyarakat dan industri.
Baca Juga: PLN UIK Tanjung Jati B Hijaukan Pesisir Ujungwatu dengan 10.000 Bibit Mangrove, Dukung Konservasi dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam lima tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PLN telah mengalami peningkatan kinerja yang signifikan, baik dari sisi operasional maupun dalam menjaga hubungan dengan pihak eksternal.
Dengan adanya dukungan dari instansi seperti Kodim Jepara, PLN UIK Tanjung Jati B dapat terus berkontribusi dalam menyokong pembangunan nasional melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Diharapkan, sinergi antara PLN dan pihak militer ini terus terjaga guna mendukung kelancaran operasional serta memastikan keamanan PLTU Tanjung Jati B sebagai salah satu obyek vital nasional yang penting bagi ketahanan energi Indonesia. (*)