Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bruk!!! Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Timpa Dua Rumah di Batealit Jepara, Tak Ada Korban Jiwa

Moh. Nur Syahri Muharrom • Kamis, 26 September 2024 | 02:49 WIB

 

RUSAK: Petugas mengevakuasi batang pohon yang menimpa rumah warga di Desa Slagi, Pakis Aji, Rabu (25/9).
RUSAK: Petugas mengevakuasi batang pohon yang menimpa rumah warga di Desa Slagi, Pakis Aji, Rabu (25/9).

JEPARA – Dua rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Itu terjadi pada rumah milik Lastri, seorang warga Desa Bringin, Kecamatan Batealit dan rumah milik Joko, warga Desa Slagi, Kecamatan Batealit.

Pohon tumbang itu setelah diterpa hujan dan angin kencang yang terjadi pada Selasa (24/9) malam kemarin.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, waktu kejadian itu hampir bersamaan meskipun berbeda kecamatan.

Pohon yang tumbang di Desa Bringin dan Desa Slagi terjadi sore menjelang malam, sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu memang beberapa wilayah di Kabupaten Jepara tengah dilanda hujan.

Beberapa juga disertai angin kencang, di antaranya di Desa Bringin dan Desa Slagi.

Di kediaman Joko, pohon mahoni dengan tinggi sekitar 20 meter ambruk dan menimpa bagian belakang rumahnya.

Beruntung, saat itu tidak ada orang di bagian tersebut. Sehingga tidak ada korban yang ditimbulkan akibat kejadian itu.

Berbeda dengan kejadian pohon tumbang di kediaman Lastri di Desa Bringin.

Kediaman Lastri tertimpa pohon durian dengan tinggi lebih dari sepuluh meter di bagian belakang rumah.

Saat itu, Lastri tengah ada di sana, akhirnya ia pun turut tertimpa.

Lastri pun langsung dilaringan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Beruntung, saat itu ia hanya mengalami luka ringan.(rom)

Editor : Ali Mustofa
#pohon tumbang #hujan deras #jepara #angin kencang #korban jiwa #BPBD