Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

KKN Unisnu Jepara bersama TPS3R Pager Bumi Desa Menawan: Dari Sampah Hingga Kompos, Langkah Menuju Lingkungan Bersih

Ali Mustofa • Selasa, 10 September 2024 | 00:34 WIB
Photo
Photo

JEPARA - Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui kegiatan di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Pager Bumi, Desa Menawan.

Setelah penerjunan, mahasiswa KKN terlibat aktif dalam pengelolaan sampah, mulai dari pengambilan sampah, pemilahan, pencacahan, hingga pengolahan menjadi kompos.

Kegiatan ini dilakukan secara bergantian setiap hari oleh tim KKN dimulai 24 Juli 2024.

Kegiatan di TPS 3R Pager Bumi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Unisnu Jepara dalam mendukung program desa terkait pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Desa Menawan telah lama dikenal sebagai desa yang aktif dalam mengelola sampah melalui program TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memperkuat upaya ini.

Kegiatan TPS 3R Pager Bumi

Kegiatan harian yang dilakukan di TPS 3R Pager Bumi mencakup serangkaian proses yang dimulai dengan pengambilan sampah dari berbagai titik di Desa Menawan yang telah terjadwalkan.

Sampah-sampah ini dikumpulkan dari rumah-rumah warga, yang kemudian diangkut ke TPS menggunakan kendaraan operasional.

Mahasiswa KKN bekerja sama dengan petugas TPS terkait pembagian pengambilan dan pemilahan.

Sebagian mahasiswa KKN yang bertugas dibagi menjadi 2-3 untuk mengambil sampah dari berbagai titik bersama petugas TPS dengan akomodasi Viar dan mobil pick up dan pemilah sampah.

Setelah sampah tiba di TPS, proses pemilahan menjadi langkah penting berikutnya. Sampah dipisahkan berdasarkan kategori organik dan anorganik.

Pemilahan ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan bahwa sampah organik dapat langsung diproses menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik, kaca, dan logam dapat didaur ulang, bahkan dijual ke pengepul atau diolah lebih lanjut.

Tahap selanjutnya adalah pencacahan sampah organik. Sampah organik yang telah dipilah kemudian dicacah menggunakan mesin pencacah yang tersedia di TPS.

Proses ini bertujuan untuk mempercepat dekomposisi bahan organik, sehingga lebih mudah diolah menjadi kompos.

Pengolahan sampah organik menjadi kompos merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan di TPS 3R Pager Bumi.

Sampah organik yang telah dicacah kemudian dicampur dengan bahan-bahan pendukung lainnyauntuk mempercepat proses pengomposan.

Proses ini memakan waktu beberapa minggu hingga sampah organik benar-benar terurai menjadi kompos yang siap digunakan.

Kompos yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan oleh warga desa untuk kebutuhan pertanian dan penghijauan serta dipasarkan di BUMDES

Dukungan dan Partisipasi Masyarakat

Kehadiran mahasiswa KKN Unisnu Jepara di TPS 3R Pager Bumi mendapat sambutan positif dari warga Desa Menawan.

Salah satu warga Desa Menawan Mas Fendi memberikan apresiasi atas kehadiran KKN Unisnu Jepara di TPS.

“Jarang sekali ada yang mau ditempatkan di TPS, orang lain bahkan warga daerah sini belum tentu ada yang mau turun ke sampah langsung, saya sangat apresiasi kakak-kakak KKN ini karena turut membantu dan memberikan contoh kepada warga” ujarnya.

Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan Desa Menawan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Mahasiswa KKN Unisnu Jepara berharap, melalui kegiatan ini, mereka dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Menawan dan sekitarnya, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan. (*)

Editor : Ali Mustofa
#generasi muda #lingkungan #jepara #pengelolaan sampah #unisnu #Mahasiswa KKN #kompos #tps