JEPARA – Bagi warga sekitar Desa Troso tentu sudah tak asing lagi dengan misteri yang beredar di Jembatan Dusun Kedawung.
Tak sedikit pihak yang sering melihat banyak rupa penampakan. Baik saat petang maupun tengah malam.
Dari manusia setengah badan, trio pocong dan kereta kencana.
Jembatan yang menghubungkan antara Dusun Kedawung dan Dusun Kranjangan Desa Troso Kecamatan Pecangaan sekilas tampak biasa saja.
Namun hal berbeda akan ditemui setelah menjelang petang dan hari mulai gelap.
Tak sedikit pihak yang sering dikejutkan dengan penampakan beragam sosok misterius.
Hingga kini tempat itu disebut-sebut sebagai titik kumpul makhluk astral atau gerbang gaib.
Warga Kedawung, Ardi Eko Santoso, menyampaikan kerap kali dikagetkan dengan sosok manusia setengah badan di tepi Jembatan Kedawung.
Saat itu, Ardi bersama dengan salah seorang teman, tengah melintas sekitar pukul 19.30 atau habis Isya.
“Dari jauh saya pikir apa, setelah melintas baru sadar ternyata sosok manusia setengah badan. Tepat di depan mata,” sebutnya.
Sontak Ardi pun terengah-engah sambil teriak memanggil-manggil warga sekitar. Hingga menghebohkan masyarakat setempat.
Ternyata itu bukan kali pertama Ardi menemui sosok tersebut.
Sebelumnya dia juga pernah dikagetkan dengan sosok manusia setengah badan yang hanya kaki sepinggang tersebut.
Jika sebelumnya hanya tergeletak, namun kedua kali ini kaki tersebut dalam keadaan berdiri.
Bukan hanya Ardi sebagai warga lokal yang menjumpai hao tersebut. Beberapa waktu yang lalu juga terdapat tukang tambal panci keliling.
Pada waktu itu tukang panci tersebut berkeliling menggunakan sepeda.
Saat ditampakkan sosok manusia setengah badan ia pun terkejut hingga jatuh.
Seng beserta peralatan reparasinya pun membuat gaduh masyarakat sekitar hingga warga keluar rumah untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
“Sama seperti yang saya lihat (hanya kaki sampai pinggang),” singkatnya.
Usut punya usut, sosok yang sering muncul di Jembatan Kedawung bukan hanya itu. Tapi terdapat warga yang pernah dijumpai dengan trio pocong.
“Ada juga yang pernah ditemui oleh tiga pocong sekaligus. Semuanya posisi berdiri,” sebutnya sembari mengaku merinding saat mengucapkan kalimat itu.
Tak hanya itu, ada warga yang juga ada pernah dikejutkan dengan dengan macan putih. Adanya macan putih diidentikkan dengan sosok penjaga gerbang gaib.
“Yang lebih menghebohkan ya saat salah satu warga menyaksikan ada kereta kencana tengah malam. Banyak yang mengaitkan itu dengan pernikahan antar makhluk gaib,” ujarnya.
Saat wartawan mengunjungi lokal di siang hari, suasana tampak sepi. Hanya sedikit pengendara yang lewat.
Ini disebabkan karena Jembatan Kedawung merupakan jalan alternatif menuju Dusun Kranjangan.
“Kalau malam sepi. Ditambah dengan permukiman yang belum terlalu padat. Kebanyakan munculnya penampakan saat sandikala atau pergantian sore hari menuju malam,” tutup Ardi menjelaskan. (fik/war)
Editor : Ali Mustofa