JEPARA — Pendaftaran calon kepala daerah Kabupaten Jepara resmi dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara pada Selasa (27/8).
Sejauh ini, di Jepara hanya muncul dua paslon bupati dan wakil bupati, yaitu Witiarso Utomo-M. Ibnu Hajar. Paslon dua Nuruddin Amin-Mochammad Iqbal.
Keduanya dijadwalkan mendaftar di hari yang berbeda. Nuruddin Amin — Mochammad Iqbal mendaftar ke KPU siang hari ini (28/8). Witiarso Utomo — M. Ibnu Hajar akan mendaftar ke KPU besok siang (29/8).
Pertarungan keduanya diperkirakan bakal menarik.
Pasalnya, paslon Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar didukung oleh koalisi gemuk. Total, hingga kemarin pasangan ini telah mengantongi dukungan dari tujuh partai yang ada di parlemen. Meliputi PPP, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, dan PKS.
Witiarso Utomo saat ditemui kemarin (27/8) usai penyerahan surat B1 KWK dari DPP PKS mengklaim selain mendapat dukungan partai di parlemen, juga mendapat dukungan dari partai nonparlemen
"Ada dari Partai Buruh dan PSI,” katanya.
Ia mengaku bersyukur atas banyaknya dukungan itu. ”Alhamdulillah luar biasa. Sangat solid. Jadi kami punya keyakinan mudah-mudahan Allah Ta`ala meridhoi kami. Kami bisa menang dalam Pilkada 2024 nanti,” paparnya.
Dari seluruh partai yang mendukungnya itu, ia dan M. Ibnu Hajar akan menggelar konsolidasi bersama besok.
Sekaligus mendaftarkan diri ke KPU Jepara sebagai paslon bupati dan wakil bupati Jepara. Paslon tersebut bertekad dalam mensiasati upaya pemenangan dengan menggelar diskusi damai.
Terkait potensi Pilkada yang hanya diikuti 2 paslon, Wiwit dan Hajar pun menyambut baik. Itu menunjukkan pelaksanaan Pilkada kali ini cukup dremokatis.
Hal senada juga diungkapkan oleh pasangan Nuruddin Amin dan Mochammad Iqbal. Dengan kehadiran pasangan lainnya dalam Pilkada Jepara mendatang, menurutnya tak jadi masalah.
”Apapun yang terjadi, mau dua pasang, tiga pasang, empat pasang, bahkan lebih banyak ya lebih bagus untuk demokrasi,” ungkap Nuruddin Amin dan Mochammad Iqbal.
Mereka bertekad bisa memenangkan pertarungan di Pilkada mendatang. Modal utamanya adalah terjun langsung ke masyarakat. Di sisi lain, pasangan tersebut tak gentar meski lawannya didukung oleh koalisi besar.
Diketahui, pasangan Nuruddin Amin dan Mochammad Iqbal sejauh ini hanya didukung 2 partai. Yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). (rom/zen)
Editor : Abdul Rokhim