RADAR KUDUS - Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara dan Universitas YPPI Rembang (UYR) Tim menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan pengolahan limbah kayu mebel menjadi produk yang fungsional dan yang memiliki nilai ekonomis
Tim itu terdiri dari Zaenal Arifin dosen Teknik Elektro, Achmad Zainudin dosen desain produk, Nur Aeni Widiastuti dosen Teknik Informatika dan Agustina Widodo dosen Manajemen serta dibantu oleh 4 orang mahasiswa yaitu Ahmad Syafiul Niamirroykhan, Muhammad Reza Ahsanun Najid, Reihan Saputra dan Ryan Artalopa. Mitra yang bekerjasama dalam kegiatan ini adalah IDEsign Furniture dan Srijaya Indofurniture Jepara.
Materi yang disampikan dalam pelatihan ini adalah pemilahan jenis limbah yang dihasilkan oleh industri lalu membuat konsep dan sketsa serta gambar kerja.
Dilanjutkan proses produksi, memotong, dan merangkai komponen. Tahapan akhir dengan finishing waterbased untuk tampilan yang menarik dan siap dipasarkan.
Zaenal Arifin, ketua tim pengabdian menyampaikan hasil limbah sisa produksi dari mitra sangat banyak dan menumpuk di gudang. Selain kurangnya pengetahuan tentang perancangan produk dari hasil limbah biasanya limbah ini digunakan sebagai bahan bakar oven kayu atau dijual ke tengkulak.
"Kegiatan pengabdian ini merupakan sumber dana dari Hibah DRTPM Kemdikbud tahun 2024 diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan mitra dalam perancangan produk dari sisa limbah produksi menjadi produk yang bernilai jual tinggi," katanya.
Produk yang dihasilkan dari pelatihan ini berupa talenan, tempat makan, tempat minum, sambungan miniatur meja dan kursi. (*)
Editor : Abdul Rokhim