JEPARA – Proses penjaringan yang terselenggara pada partai pemenang Pemilu di Jepara baru saja ditutup dengan penyelenggaraan fit and propper test di kantor DPW PPP Jateng Selasa (9/7) lalu.
Saat ini, ada sejumlah strategi yang disiapkan para peserta agar bisa mendapat rekomendasi dari DPP PPP.
Salah satunya disiapkan Ketua DPC PPP Jepara Masykuri dengan intens berkomunikasi dengan DPW dan DPP.
Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Salon Jepara, Wanita 14 Tahun Asal Kediri Justru Disekap, Begini Kronologinya
Diketahui, Masykuri merupakan salah satu dari 4 peserta penjaringan calon kepala daerah di DPC PPP yang masuk ke tahap fit and propper test di DPW PPP.
Ia berangkat bersama sosok kader PPP lainnya, M. Ibnu Hajar dan Jadug Trimulyo Ulil Amri.
Sementara sosok lainnya, merupakan kalangan pengusaha dan bukan dari kader PPP, Witiarso Utomo.
Baca Juga: Penyerahan Laporan Akhir Penanganan Pelanggaran oleh Bawaslu Jepara kepada Bawaslu RI
Masykuri menegaskan, komunikasi itu perlu dilakukan untuk mengamankan rekomendasi yang diberikan DPP PPP bisa diterima oleh kader PPP sendiri.
”Kami tetap berkomunikasi oleh DPW hingga DPP agar betul-betul rekomendasi itu aman di kader PPP. Tidak mungkin suara 10 kursi PPP memberi rekomendasi wakil bupati. Harusnya tetap bupati,” tegas Masykuri kemarin.
Baca Juga: Duh! Kena Dampak Perang Israel-Palestina, Pengusaha Mebel di Jepara Kesulitan Lakukan Ekspor
Oleh sebab itu, pihaknya berharap suara kader PPP di Jepara bisa didengarkan DPP PPP.
Diketahui, dalam Pemilu Februari lalu, PPP Jepara berhasil keluar sebagai partai pemenang dengan raihan 10 kursi di DPRD Jepara.
”Karena Jepara ini mendulang kursi yang intinya pemenang Pemilu di tahun 2024. Ini jangan sampai dikasihkan kepada ora kader. Jangan sampai dikasihkan orang lain. Lantaran, dari kader sendiri juga ada,” ujar Masykuri.
Baca Juga: Kesenian Ukir Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah di Jepara, Ini Tujuannya
Ia pun mengaku akan menyayangkan apabila dalam pemberian rekomendasi sebagai calon bupati, DPP PPP malah memilih sosok non kader dibanding kader sendiri.
Rekomendasi dari DPP PPP juga akan disayangkannya apabila yang turun adalah untuk calon wakil bupati.
”Mahkota PPP jangan sampai terbuang sia-sia. Karena dalam 2 kali perjalanan Pilkada, PPP tidak menikmati sama sekali. Ini berkat Allah, PPP ini masih diselamatkan di Jepara,” imbuh Masykuri.
Baca Juga: DPRD Jepara Setujui Lima Rancangan Perda, Pj Bupati Edy: Kami Akan Jalankan Sebaik-baiknya
Meskipun PPP Jepara bisa mengusung sendiri pasangan calonnya dalam Pilkada Jepara mendatang, namun menurutnya itu tidak mungkin.
Karena dalam membangun Jepara, menurut Masykuri, PPP butuh teman yang bisa saling sinergi.
Diketahui, dari 4 sosok yang telah mengikuti fit and propper test di DPW PPP Jateng, 3 orang merupakan pendaftar sebagai bakal calon bupati, antara lain Witiarso Utomo, Ketua DPC PPP Jepara Masykuri, dan Jadug Trimulyo Ainul Amri.
Baca Juga: Hasil Survei: Wiwit Tempati Posisi Teratas Calon Bupati Jepara
Sementara 1 sosok lainnya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati adalah kader PPP Jepara M. Ibnu Hajar. (rom/nib)
Editor : Noor Syafaatul Udhma