JEPARA — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara telah rampung menginventarisasi pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Jepara.
Hasilnya, per-28 Juni lalu dari 39 SMP negeri yang ada di Jepara, sepuluh di antaranya mengalami kekurangan siswa.
Untuk itu, Disdikpora Jepara memberi kesempatan bagi SMP tersebut untuk membuka perpanjangan pendaftaran.
Kepala Disdikpora Jepara Ali Hidayat melalui Kasi Pengendalian Mutu Pendidikan SMP Wuriyanto menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran tersebut telah dilaksanakan sejak 28 hingga 29 Juni lalu.
Hanya saja, untuk update apakah perpanjangan pendaftaran itu bisa menggaet calon siswa agar mendaftar di SMP negeri tersebut baru bisa diketahui pada Senin (1/7).
”Pada prinsipnya, Sepanjang orang tua atau siswa baru masih membutuhkan, untuk tetap dilayani. Jangan sampai ada anak tidak sekolah (ATS),” kata Wuriyanto pada Minggu (30/6).
Terkait 10 SMP Negeri yang mengalami kekurangan siswa itu, menurutnya tersebar di beberapa kecamatan.
Meliputi Kecamatan Batealit, Kedung, Nalumsari, Karimunjawa, Kembang, Donorojo, hingga Pakis Aji.
Jumlah kekurangannya pun beragam. Mulai dari belasan hingga puluhan.
Sebelumnya, Kabid SMP Disdikpora Jepara Ahmad Nurrofiq menjelaskan, perpanjangan pendaftaran lewat offline itu untuk memberi kemudahan sekolah dalam mendapat siswa.
Terutama sekolah-sekolah yang berpotensi kekurangan siswa.
Adapun Daftar SMP di Jepara yang kekurangan siswa yakni:
1. SMPN 4 Kembang kurang 49 siswa
2. SMPN 2 Pakis Aji kurang 1 siswa
3. SMPN 3 Batealit kurang 5 siswa
4. SMPN 2 Karimunjawa kurang 16 siswa
5. SMPN 2 Kedung kurang 21 siswa
6. SMPN 2 Keling kurang 21 siswa
7. SMPN 1 Karimunjawa kurang 19 siswa
8. SMPN 1 Nalumsari kurang 30 siswa
9. SMPN 2 Batealit kurang 21 siswa
10. SMPN 2 Donorojo kurang 41 siswa
Menurut Rofiq, itu biasa terjadi di sekolah dengan alasan geografis tertentu.
Di sisi lain, sistem online yang sebelumnya telah diberlakukan memang secara resmi telah ditentukan jadwalnya.
”Secara offline, kalau masih ada orang yang tertarik, ya dipersilahkan,” ujar Rofiq. (rom/war)
Editor : Abdul Rokhim