JEPARA — Renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara terus dikebut.
Semua sisi bangunan stadion baik di dalam dan di luar stadion dikejar pengerjaannya.
Salah satu titiknya ada di area lapangan.
Rencananya, lapangan yang baru saja dibongkar total itu akan mulai ditanami rumput bulan depan.
Jenis rumput yang akan dipakai adalah Zoysia matrella atau rumput Manila.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, para pekerja tampak fokus dalam mempersiapkan area lapangan tersebut.
Saat ini, tahapannya baru saja selesai pemasangan lapisan geotekstil. Di atasnya, rencananya akan dipasangi jaringan perpipaan sebagai aliran untuk penyiraman area lapangan.
”Usai itu, baru diurug tanah dan selanjutnya ditanam rumput,” kata Atho'illah, Subkor Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Umum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara.
Ia menjelaskan, masa penanaman rumput hingga lapangan tersebut siap dipakai diprediksi butuh waktu sekitar lima bulan.
”Jadi dimulai Juni, Juli, Agustus, September, selesai Oktober,” paparnya.
Terkait pemilihan jenis rumput tersebut, Atho`illah yang juga termasuk dalam tik teknis pembangunan Stadion GBK Jepara menjelaskan, rumput jenis itu jadi salah satu rumput yang direkomendasikan oleh FIFA.
Khususnya untuk stadion yang berada di wilayah tropis.
”FIFA sendiri merekomendasikan rumput jenis ini untuk dipakai di stadion sepak bola di negara bersuhu tinggi atau tropis, salah satunya di Indonesia. Saat ini, sudah ada beberapa stadion yang telah menggunakan rumput jenis ini untuk ditanam di lapanganya, di antaranya Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta, dan Stadio Si Jalak Harupat Bandung,” kata Atho`.
Menurutnya, rumput jenis itu dipilih lantaran ideal digunakan di lapangan sepak bola. Selain tipe Zoysia matrella, rumput jenis Zoysia sendiri memiliki beberapa jenis yang berbeda seperti Zeon zoysia, Emerald zoysia, dan Palisades zoysia.
Rumput ini dianggap paling baik untuk ditanam di lapangan. Rumput Manila memiliki ciri khas warna hijau pekat, berdaun yang rucing, dan rigiditas yang rapat.
Keunggulan rumput ini adalah tingkat elastisitasnya sangat baik. Itu akan membuat aliran bola bisa bergulir dengan stabil.
Sehingga, itu akan memudahkan pemain untuk menggiring bola.
Selain itu, rumput ini juga dilengkapi akar yang kuat.
Sehingga itu membuat rumput jenis ini tidak mudah terkelupas dan aman ketika bersentuhan langsung dengan pul atau stud sepatu pemain sepak bola.
Sejauh ini progress renovasi stadion kebanggaan Kota Ukir itu sudah mencapai 14 persen.
Di Stadion GBK Jepara, proses pengerjaan renovasi itu telah berlangsung sejak awal tahun ini.
Targetnya, stadion tersebut bisa rampung direnovasi Oktober mendatang.
Diketahui, renovasi Stadion GBK merupakan salah satu langkah yang dilakukan dalam pemenuhan standar stadion tersebut.
Proyek tersebut jadi tanggung jawab dan dibiayai Pemerintah Pusat.
Dalam kegiatan renovasi ini Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran Rp 105 miliar yang dibagi untuk dua stadion di Jateng. Yaitu Stadion Jatidiri Semarang dan Stadion GBK Jepara. (rom/khim)
Editor : Abdul Rokhim