JEPARA – Sosok M. Ibnu Hajar memantapkan hati untuk ikut penjaringan bakal calon wakil bupati Jepara.
Kemarin, dirinya mulai ikut serta dalam penjaringan yang diselenggarakan sejumlah partai di Jepara.
Dari pantauan di lapangan, ia mengantarkan berkas pendaftarannya itu ke kantor masing-masing partai tersebut.
Pendaftarannya itu, dia ditemani sejumlah simpatisannya.
Kemarin (24/4), sosok yang akrab disapa Gus Hajar itu mengirimkan daftar pendaftaran sebagai bakal calon wakil bupati kepada dua partai.
Yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Demokrat.
Ia mengantarkan formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati ke kantor PDI Perjuangan Jepara sekitar pukul 10.00 WIB. Usai dari sana, ia langsung bergeser ke kantor DPC Partai Demokrat sekitar pukul 11.00 WIB.
Gus Hajar mengungkapkan, selain mendaftar di PDI Perjuangan dan Partai Demokrat, ia bertekad untuk mendaftarkan ke partai lain yang membuka penjaringan.
”Insyaallah semua nanti kami komunikasi,” katanya.
Ia menjelaskan, alasan mendaftarkan diri ke sejumlah partai itu sebagai permulaan langkah politiknya dalam Pilkada Jepara mendatang.
Berhubung saat ini yang telah membuka pendaftaran adalah partai lain, ia mulai dengan mendaftar di partai lain.
Sementara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan partainya hingga saat ini belum membuka pendaftaran.
Meski begitu, ia memastikan saat PPP membuka pendaftaran, ia akan langsung mendaftar.
”Inginnya nanti dalam Pilkada ini bisa menjalin komunikasi dengan semua partai. Jadi ini ikhtiar mendaftar ke semua partai. Saya inginnya nanti membangun Jepara bersama-sama,” ungkap Gus Hajar.
Dalam pendaftaran yang dilakukannya, ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai wakil bupati. Bahkan apabila nanti partai tempatnya bernaung yaitu PPP membuka penjaringan.
Padahal, PPP di Jepara adalah partai pemenang dan bisa mengusung calon sendiri.
Gus Hajar mengungkapkan alasannya ingin mengikuti jejak ayahnya yang juga mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi.
Yaitu bermula dari anggota DPRD Jepara, berlanjut ke Wakil Bupati Jepara, dan baru selanjutnya jadi Bupati Jepara.
”Terkait partai pemenang, itu urusannya DPP. Kalau DPP nanti ada kader potensial di PPP ingin jadi bupati dan bisa dipasangkan dengan kami, ya monggo. Itu terserah DPP. Nanti rekomendasi kami serahkan ke DPP PPP dan DPP partai yang lain,” tandas Gus Hajar.
Di hari yang sama kemarin, selain Gus Hajar, ada sosok lain yang lebih dahulu mendaftarkan diri ke DPC Demokrat Jepara untuk maju dalam penjaringan bakal calon bupati.
Yaitu Farisal Adib, sosok pengusaha dan notaris asal Jepara.
Ketua DPC Partai Demokrat Jepara Latifun mengungkapkan, sejauh ini sudah ada dua sosok yang mendaftarkan diri untuk ikut penjaringan partainya.
Masing-masing adalah Farisal Adib dan M. Ibnu Hajar.
Rencananya, pendaftaran penjaringan di partainya akan dibuka hingga akhir bulan ini dan terbuka untuk umum. (rom/zen)
Editor : Ali Mustofa