Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Melihat Progress Pembangunan Stadion GBK Jepara: Sediakan 9.140 Single Seat, Termegah Se-Pati Raya

Moh. Nur Syahri Muharrom • Rabu, 17 April 2024 | 17:54 WIB

 

DIKEBUT: Alat berat meratakan area lapangan Stadion GBK Jepara saat renovasi.
DIKEBUT: Alat berat meratakan area lapangan Stadion GBK Jepara saat renovasi.

JEPARA - Proyek renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara hingga saat ini masih berjalan. Oktober tahun ini selesai.

Stadion itu digadang-gadang termegah se-Karesidenan Pati/Pati Raya.

Dari pantauan di lapangan, hingga saat ini para pekerja tampak fokus menyelesaikan pekerjaannya.

Ada yang mengebor area tribun untuk nantinya dipasangi single seat.

Ada pula yang tengah memasang komponen untuk ruang-ruangan baru di stadion.

Tampak juga beberapa alat berat tengah meratakan lapisan batu dan tanah di area lapangan.

Di sisi luar, berbagai macam tumpukan material juga disiapkan sebagai bahan utama kegiatan renovasi stadion kebanggaan Kota Ukir tersebut.

Dalam proyek tersebut, nantinya ada beberapa sasaran yang jadi prioritas.

Namun, untuk sementara ini, proses pengerjaan tersebut masih fokus dalam pengerjaan lapangan serta struktur bangunan.

Tempat duduk penonton di tribun yang semula hanya berupa cor beton akan diganti menjadi single seat seluruhnya.

Jumlahnya sekitar 9.140 kursi yang akan dipasang.

Hal menarik lainnya dari desain baru stadion kebanggan Kota Ukir itu adalah adanya akses untuk penyandang disabilitas.

Diketahui, komponen structural itu memang jadi salah satu hasil audit yang ditemukan tim dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sebelum akhirnya diputuskan untuk direnovasi, Kementerian PUPR sempat menggelar beberapa kali audit ke Stadion GBK Jepara.

Selain mendapat sejumlah catatan terkait komponen struktural, komponen arsitektural, dan komponen mechanical electrical juga jadi sorotan.

Di antara sorotan terhadap komponen structural saat itu adalah beberapa bagian stadion kolom-kolom bangunannya banyak terekspos retak, kemudian tulangan bangunan terlihat.

Untuk arsitektur, di antaranya yang jadi sorotan adalah desain tangga.

Terutama di tribun VIP. Tangga tersebut sudut kemiringannya terlalu curam.

Sementara sorotan terkait mechanical electrical adalah sumber pencahayaan utamanya yang masih berasal dari genset.

Ditambah lagi, pencahayaan stadion masih menggunakan lampu model lama.

Dari penilaian tim saat itu, lampu model tersebut sebetulnya kurang standar untuk saat ini.

Pasalnya saat ini sebagian besar stadion telah menggunakan lampu LED.

Saat ini, tiga komponen tersebut yang diutamakan untuk bisa diperbaharui. Juga ditambah renovasi pada sektor lapangan.

Adji Wijayanto, Koordinator Pelaksana renovasi Stadion GBK Jepara menjelaskan pihaknya saat ini terus mengebut pengerjaan struktur tersebut.

”Juga menyasar lapangan,” ungkapnya.

Saat ini proses perbaikan lapangan masih tahap pelapisan paling dasar.

Baru kemudian dilapisi beberapa komponen lain hingga berakhir ditanami rumput.

Hingga saat ini, progress pengerjaan renovasi tersebut di perkirakan telah mencapai 7,9 persen.

Pengerjaan renovasi ini diharapkan rampung Oktober mendatang. (rom/zen)

Editor : Ali Mustofa
#penyandang disabilitas #jepara #tribun VIP #penonton #stadion gbk