JEPARA — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-475 Kabupaten Jepara dimulai pada Kamis (4/4).
Permulaan peringatan hari jadi ini, berupa ziarah ke makam para leluhur Kabupaten Jepara yang diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Iring-iringan rombongan dimulai dari Pendapa RA Kartini.
Ziarah tersebut dilaksanakan secara maraton.
Rombongan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta dan jajaran forkopimda berangkat bersama dari Pendapa RA Kartini sekitar pukul 08.00 WIB.
Tujuan awal ziarah ke makam Sayyid Abu Bakar Al-Hadad (Mbah Panggang) di Jalan Ki Mangun Sarkoro.
Kemudian di makam Pangeran Syarif dan Moliki di Kelurahan Saripan, Jepara.
Dilanjutkan Makam Gedong Kanjeng Pangeran Tjitrosomo di Kalinyamatan, Jepara.
Baru kemudian ke Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat di kompleks Masjid Mantingan di Desa Mantingan dan makam Daeng di Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan.
Prosesi ziarah itu, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
Edy Supriyanta menjelaskan, ziarah tersebut sebagai penghormatan bagi para leluhur Jepara.
Lantaran para tokoh tersebut telah berjasa hingga berdirinya Kabupaten Jepara.
”Adat istiadat ini perlu kita lestarikan, sehingga anak-anak cucu kita nanti mengetahui bahwa para leluhur kita adalah pejuang Jepara yang harus diingat. Karena beliau-beliau, Jepara jadi maju,” katanya.
Menurutnya, ziarah itu juga jadi awal mula rangkaian HUT Jepara.
Rangkaian kegiatan selanjutnya, tradisi buka luwur yang akan diselenggarakan 9 April.
Sementara untuk upacara peringatan HUT Jepara rencananya akan digelar 18 April.
”Semestinya tanggal 10, karena tanggal 10 April bersamaa dengan hari raya. Upacara akan kami laksanakan tanggal 18 April. Insya Allah Pak Gubernur Jateng akan jadi inspektur upacara,” ujar Edy. (rom/lin)
Editor : Abdul Rokhim