JEPARA - Tak hanya bus, tarif angkutan darat seperti Travel di Jepara juga ikut naik menjelang mudik lebaran.
Travel naik mulai Rp 50 ribu hingga dua kali lipat.
Kenaikan tarif paling tinggi akan terjadi pada hari H lebaran.
Kenaikan ini terlaksana bertahap mulai Kamis 4 April 2024 dan akan normal lagi pada 19 April.
Hal itu diungkapkan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jepara Iqbal Tosin.
Ia mengatakan kenaikan harga tiket tahun ini tidak signifikan dan tidak jauh berbeda dengan lebaran sebelumnya.
Termasuk perihal tiket travel sebagai salah satu opsi transportasi darat masyarakat.
Sementara itu, pengguna jasa menilai meski tarif naik, opsi transportasi travel tersebut masih akan dicari pada hari H.
Seperti bagi Nur, warga Jepara yang harus ngampus di Semarang dan akan mudik di Jepara.
Dibandingkan naik bus, Ia lebih memilih naik travel dengan alasan kenyamanan.
“Naik bus kadang ngetemnya lama. Kalau travel pasti lebih cepet. Suasananya juga lebih nyaman,” jelas Nur.
Hal yang sama dirasakan oleh pekerja asal Solo dan Salatiga di Jepara.
Ketimbang mudik menggunakan roda dua, travel dirasa lebih aman.
“Naik sedikit tidak masalah. Saya tetap akan beli. Naiknya juga masih sama seperti tahun lalu,” jelas Ani, pekerja asal Solo di Jepara.
Dari pantauan tarif sejumlah agen travel, tampak kenaikan paling tinggi pada hari raya Lebaran.
Dari travel rimba raya sendiri misalnya, untuk tanggal 4-6 April 2024 tarif naik +30.000 dari harga normal, lalu pada 7-9 April 2024 tarif naik +50.000 dari harga normal, kemudian 10-11 April 2024 (Hari H lebaran) tarif naik 2x dari harga normal.
Tarif travel menurun pada 12-14 April 2024 yakni +50.000 dari harga normal, dan pada 15 April – 18 April 2024 tarif naik +30.000 dari harga normal.
Sementara, dari Bejeu Travel menerapkan tarif sebagai berikut, yang berlaku mulai tanggal 4-18 April 2024.
Untuk arah Jepara – Semarang: Rp 80.000 (standar seat), dan 90.000 (executive seat jam 07.00 & 15.00). Lalu tarif Jepara – Solo: Rp 150.000.
Sementara Jepara – Jogja: 4 - 6 April harga 200.000, 7 - 9 April harga Rp 220.000, 10 & 11 April harga 340.000, 12 - 14 April Rp 220.000, kemudian 15 - 18 April harga Rp 200.000.
Tanggal 19 April 2024 harga kembali normal. (nib)
Editor : Dzikrina Abdillah