JEPARA – Sejumlah pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tahun ini rencananya akan mendapat jatah revitalisasi.
Total anggaran yang disediakan sebesar Rp 1 miliar.
Rencananya, proyek revitalisasi itu akan dimulai bulan depan, usai Lebaran.
Baca Juga: KH Baidlowi Lasem Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Diketahui, revitalisasi pasar itu masuk dalam prioritas peningkatan kualitas di Kabupaten Jepara.
Yaitu dalam hal peningkatan ekonomi kerakyatan. Upayanya salah satunya berupa kegiatan rehabilitasi pasar.
Dalam hal ini, diserahkan lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Siapa Sosok KH Baidlowi Lasem yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional? Berikut Profilnya
Tahun ini total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 1 miliar. Itu dialokasikan untuk beberapa pasar yang dikelola Pemkab Jepara.
Meliputi Pasar Jepara 1, Pasar Jepara 2, Pasar Tahunan, dan Pasar Mlonggo sebesar Rp 200 juta.
Lalu ada Pasar Keling dan Pasar Welahan sebesar Rp 125 juta.
Juga ada anggaran sebesar Rp 150 juta untuk kegiatan pemeliharaan rutin seluruh pasar di Jepara.
Kepala Disperindag Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Pengelolaan Pasar dan PKL Himawan menjelaskan, nantinya proyek rehabilitasi itu akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan.
Ia mengakui, dengan anggaran yang tersedia itu belum bisa secara keseluruhan menangani beberapa kerusakan yang terjadi di sejumlah pasar.
Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak, pasalnya anggaran yang tersedia juga terbatas.
“Harapannya di tahun-tahun selanjutnya bisa lebih besar anggaran yang tersedia. Karena Sebagian besar pasar banyak yang membutuhkan perbaikan,” ungkapnya.
Dalam proyek rehabilitasi kali ini, ada sejumlah hal yang disasar.
Mulai dari perbaikan atap dan plafon yang ambrol, hingga lantai yang rusak.
“Meskipun sedikit, harapannya paling tidak bisa memberi kenyamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas jual beli,” papar Himawan. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa