JEPARA - Banjir yang sempat melanda beberapa wilayah di Kabupaten Jepara telah sepenuhnya surut kemarin.
Terutama di empat desa yang hingga Selasa (19/3) lalu masih terendam.
Meliputi Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung; Desa Gerdu dan Kaliombo di Kecamatan Pecangaan; dan Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan.
Lantaran banjir yang telah surut tersebut, fasilitas dapur umum yang sempat didirikan di Desa Gerdu dan Desa Sowan Kidul per kemarin resmi ditutup tadi malam (20/3).
Sebelum resmi ditutup, dua dapur umum tersebut masih beroperasi kemarin siang.
Itu untuk mensuplai kebutuhan buka puasa di empat desa tersebut.
Dapur umum di Desa Sowan Kidul untuk masyarakat Sowan Kidul.
Sementara dapur umum di Desa Gerdu untuk mencukupi kebutuhan buka dan sahur masyarakat di Desa Gerdu, Kaliombo, dan Batu Kali.
Diketahui, sebelumnya terdapat tiga dapur umum yang didirikan untuk mencukupi kebutuhan korban banjir. Satu dapur umum lainnya ada di Desa Dorang, Nalumsari.
Namun sejak Senin (18/3) malam, fasilitas tersebut telah ditutup lantaran banjir di sana telah surut.
”Untuk dapur umum, setelah makan buka kami tutup,” terang Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto kemarin.
Setelah ditutup, menurut Arwin, nantinya tak serta merta pemberian kebutuhan bagi korban banjir selesai.
Untuk warga terdampak rencananya akan mendapat bantuan logistik beras.
Dari pantauan di lapangan kemarin, banjir yang sempat merendam Desa Batukali telah berangsur surut.
Genangan air tersisa menggenangi area pekarangan rumah dan jalan perkampungan.
Meski tergenang, sejumlah ruas juga telah bisa dilalui kendaraan. Ketinggiannya sekitar 10 hingga 30 centimeter.
Berbeda dengan Selasa (19/3) lalu. Karena masih dalam, ruas jalan yang terendam belum bisa dilalui kendaraan.
Saat itu ketinggiannya bahkan mencapai 50 centimeter.
Hal serupa juga terjadi di Desa Sowan Kidul. Kepala Desa atau Petinggi Sowan Kidul Ahmad Dhuri mengaku banjir telah berangsur surut signifikan sejak Selasa (19/3) malam.
”Kami juga mengerahkan pompa air untuk menyedot genangan di kawasan pemukiman,” tandasnya. (rom)
Editor : Ali Mustofa