JEPARA – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-475 Kabupaten Jepara 10 April mendatang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara telah menyiapkan beberapa rangkaian acara.
Dimulai ziarah makam leluhur pada Kamis (4/4), lalu ganti luwur pada Selasa (9/4).
Dalam prosesi ganti luwur tahun ini, berbeda dibanding tahun lalu.
Bila tahun lalu ada kirab luwur sebelum pergantian luwur dimulai dari Pendapa hingga komplek Makam Mantingan, maka tahun ini ditiadakan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Moh. Eko Uddyono menjelaskan alasan ditiadakannya kirab luwur kali ini lantaran momen hari jadi Jepara bertepatan dengan Lebaran Idul Fitri.
“Prosesi buka luwur itu kami tidak ada parade seperti dahulu. Karena itu pas saat cuti semuanya. Dan juga, besoknya sudah salat Id,” papar Eko kemarin.
Sehingga dalam prosesi buka luwur nanti dilaksanakan lebih cepat.
Bupati Jepara berangkat dari pendapa langsung menuju komplek Makam Mantingan.
Meski begitu, Eko menegaskan rangkaian buka luwur di komplek Makam Mantingan tetap dilaksanakan.
Mulai dari santunan yatama hingga khataman alquran.
Sementara untuk upacara resepsi peringatan HUT ke- 475 Kabupaten Jepara, tak langsung diselenggarakan pada 10 April.
Pasalnya di momen tersebut bertepatan dengan perayaan Idul Fitri.
Sebagai ganti, upacaranya diundur menjadi tanggal 16 April.
”Itu hari pertama masuk setelah cuti Lebaran. Nanti sorenya dilanjut untuk mulai pelaksanaan prosesi Lomban,” tandas Eko. (rom/war)
Editor : Noor Syafaatul Udhma