JEPARA – Memasuki pertengahan Maret, para wisatawan sudah banyak melakukan reservasi wisata di Karimunjawa untuk liburan.
Namun karena cuaca belum menentu, para biro dan agen menyampaikan update cuaca dan kemungkinan untuk pembatalan yang bisa sewaktu-waktu dapat terjadi.
Pengurus Paguyuban Biro Wisata Karimunjawa Sudhar mengungkapkan, sudah banyak biro wisata yang mendapat reservasi/booking untuk wisata pada bulan Maret dan April.
Namun karena cuaca dan jadwal kapal masih tidak menentu, wisata ikut terdampak termasuk pembatalan.
Nantinya biro wisata akan memberikan refund sesuai dengan yang sudah dijanjikan pada awal komunikasi.
“Cuaca tahun lalu dengan tahun ini memang berbeda. Tahun lalu bulan Februari cuaca sudah bagus. Kalau tahun ini bulan Maret saja masih ada gelombang,” jelas Sudhar.
Padahal, untuk reservasi Ramadan tahun ini terhitung ada lonjakan hingga 50 persen.
Namun para wisatawan cukup memaklumi bila harus ada refund karena cuaca.
“Kebanyakan dari mereka masih mengerti. Karena alasan keamanan juga,” jelasnya.
Sementara itu, pada 11-12 Maret sejumlah wisatawan sempat tertahan di Pulau Karimunjawa karena offnya jadwal kapal akibat cuaca buruk.
Namun pada beberapa hari berikutnya wisatawan langsung dipulangkan ke darat dengan jadwal kapal berikutnya.
Dari pantauan pada 18 Maret, pulau Karimunjawa masih dihadapkan dengan gelombang tinggi dan angin kencang.
Sejumlah warga yang hendak menyebrang pulau dari Karimunjawa ke Jepara (darat) juga mengurungkan niat karena cuaca masih belum memungkinkan.
Editor : Abdul Rokhim