JEPARA - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jepara terendam banjir usai diguyur hujan deras semalaman.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, Sabtu (9/3) ketinggian banjir mencapai satu meter di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Jepara.
Akibatnya, banyak kendaraan roda dua dan roda empat harus berhati-hati saat melintas atau berbalik arah demi menghindari banjir.
Sekitar pukul 11 pagi, banjir tampak selutut orang dewasa.
Ketua RT 7 RW 2 Desa Suwawal Lor, Nursalim mengungkapkan banjir di desanya tampak sekitar pukul 6 pagi.
Ketika itu Ia mengira-ngira tingginya mencapai satu meter.
Lantaran kondisi banjir yang cukup parah, seketika lalu intas di jalan desa dibatasi dan para pengendara yang lewat diminta beralih.
“Kurang lebih ada 40 rumah yang terdampak banjir di Sowan Lor saya kira,” jelas Nursalim.
Baca Juga: 15 Kapal di Pantai Bayuran Jepara Rusak dan Tenggelam Diterjang Banjir, Begini Penampakannya!
Tak hanya di wilayah Kecamatan Kedung, banjir juga merendam jalan dan sebagian halaman rumah warga di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan.
Tepatnya arah Kedung dari perempatan lampu merah Mantingan.
Berdasarkan pantauan pukul 8 pagi hari ini, Sabtu (9/3) di jalan tersebut tampak banjir setinggi lutut kaki orang dewasa.
Sejumlah pengendara kendaraan roda empat atau roda dua juga berhenti di sekitar jalan tersebut.
Ada mobil yang dapat melintas dengan pelan, namun untuk motor banyak yang berhenti dan mematikan mesin.
Sejumlah juga sempat kesulitan melintas karena mogok.
Sementara itu, banjir juga tampak menghadang sekitar Desa Bondo, Kecamatan Bangsri.
Di jalan menuju Desa Sekuro, banjir tampak menggenangi persawahan dan jalan.
Para pengendara tampak berbalik arah karena tidak bisa melintas.
Kalak BPBD Arwin Noor Setyawan mengungkapkan pihaknya melakukan pantauan ketat atas bencana yang terjadi di seluruh wilayah Jepara.
Saat ini status bencana Jepara masih aman terkendali dan berstatus transisi darurat—pemulihan. (nib).
Editor : Dzikrina Abdillah