Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penarikan Dana Pinjaman Kredit Bermasalah Bank Jepara Artha masih Stagnan, Segini Progresnya

Nibros Hassani • Sabtu, 10 Februari 2024 | 18:25 WIB

ANTRE: Sejumlah nasabah Bank Jepara Artha (BJA) mengantre di depan teller belum lama ini.
ANTRE: Sejumlah nasabah Bank Jepara Artha (BJA) mengantre di depan teller belum lama ini.


JEPARA – Penarikan dana pinjaman kredit bermasalah di Bank Kepada Artha (BJA) masih stagnan.

Diketahui, kini baru 11 persen dana yang berhasil dikumpulkan dari target.

Ketua Tim Penyehatan BJA Hery Yulianto mengatakan, kini pihaknya mengaku terus memantau progres penyehatan bank.

Terakhir, tim penyehatan mengadakan evaluasi secara menyeluruh bersama pihak bank beserta lawyer.

Baca Juga: Bagi-bagi Amplop hingga Sembako di Kalinyamatan Jepara Beredar Jelang Pemilu, Begini Penampakannya

Dari hasil rapat internal tersebut, Tim Penyehatan Bank masih berharap akan ada pihak-pihak yang melakukan pengembalian dana.

Salah satunya dari grup Ibra, yang diketahui memiliki jumlah pinjaman yang lumayan besar.

Sehingga, fokus kerja dari Tim Penyehatan Bank sementara ini adalah menunggu pihak yang bersangkutan merealisasikan pengembalian dana.

“Kami masih berharap dari Ibra mengembalikan dana itu. Ada grup dari Ibra ini yang menjadi sorotan OJK, dan rekomendasi dari OJK, dana yang mereka pinjam harus dikembalikan semua,” jelas Hery—ketua Tim Penyehatan Bank kepada wartawan.

Soal nominal dana yang dipinjam dan profil Ibra, Hery tidak mau membeberkannya lebih lanjut.

Namun yang pasti, pihaknya masih menunggu realisasi pengembalian dana itu.

Apalagi tenggat waktu penyelesaian kredit yang diberikan OJK adalah 16 Februari 2024.

Dimintai tanggapan soal kemungkinan penalti bank, Hery menegaskan masih menunggu progres beberapa hari ke depan dan hasil evaluasi nantinya.

Kemudian, pihaknya juga belum bisa mempublikasikan hasil evaluasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengenai Bank Jepara Artha.

Saat ini hasil evaluasi masih bersifat internal dan belum bisa dibagikan kepada masyarakat.

Namun yang pasti, hasil uji tuntas LPS akan menjadi patokan bagi OJK untuk menentukan langkah berikutnya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lapangan, tampak sejumlah nasabah masih mendatangi bank untuk membayar kredit.

Baca Juga: Bagi-bagi Amplop hingga Sembako di Kalinyamatan Jepara Beredar Jelang Pemilu, Begini Penampakannya

Ada juga mahasiswa yang bisa mengajukan penarikan sejumlah uang untuk keperluan pembayaran kuliah.

Mahasiswa itu menyertakan surat keterangan dari kampus terkait kepentingannya menarik dana ke BJA. (nib/war)

Editor : Abdul Rokhim
#penarikan #jepara #Kredit #bangkrut #evaluasi #Bank Jepara Artha