JEPARA – Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, baru saja resmi mendapat predikat Desa Wisata Bahari.
Predikat ini artinya, Desa Telukawur diminta oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara khusus untuk mengembangkan pariwisata bahari.
Di Indonesia, ada 23 desa pesisir di 13 provinsi yang terpilih untuk mengembangkan Desa Wisata Bahari. Termasuk Desa Telukawur.
Desa-desa tersebut mendapat fasilitasi dari kementerian berupa perencanaan, pengadaan sarpras wisata bahari, pembinaan, dan atau kemitraan.
Dalam surat penetapan tersebut, Desa Telukawur memiliki potensi wisata pantai, terumbu karang, mangrove, wisata penangkapan ikan, wisata budidaya, wisata tradisi pesisir, wisata budaya, dan wisata kuliner.
Petinggi Desa Telukawur, Rohman mengatakan pihaknya bersyukur atas penganugerahan predikat tersebut.
Kini pihaknya tengah mengembangkan menjadi desa yang menarik untuk wisatawan.
Sehingga nantinya bisa memaksimalkan potensi pantai yang ada di desa dan menghasilkan pendapatan asli desa.
Apalagi Telukawur juga terhitung sebagai objek wisata yang menarik.
Meski ia mengakui, masih ada banyak PR untuk diatasi khususnya terkait sampah.
“Karena sudah dapat anugerah dari kementerian, kami dapat bantuan sarpras. Nanti laporannya kami langsung ke kementerian,” jelas Rohman.
Selain itu, pihaknya tengah menyiapkan pengembangan desa wisata bahari.
Apalagi ada terumbu karang yang perlu dijaga.
“Nanti kami siapkan kelompokke lompok yang mengawasi lokasi wi sata juga,” tandasnya. (nib/war)
Editor : Ali Mustofa