Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Soal Nasabah di Jepara Kehilangan Saldo Rp 72 Juta Usai Login BRImo, Bank: Kami Lakukan Investigasi

Nibros Hassani • Jumat, 5 Januari 2024 | 22:00 WIB
KANTOR: BRI Cabang Jepara, Jawa Tengah.
KANTOR: BRI Cabang Jepara, Jawa Tengah.

JEPARA — Pihak bank menyatakan telah melakukan investigasi usai seorang nasabah di Pecangaan, Jepara kehilangan uang setelah mencoba masuk (login) aplikasi bank.

Sebelumnya, nasabah bernama Bukhori itu rugi hingga sekitar Rp 72 juta dan menggugat keamanan aplikasi melalui meja hijau.

Atas kejadian itu, pihak bank menyatakan telah melakukan investigasi terkait hilangnya saldo tersebut.

Bukhori, warga Pecangaan Jepara itu juga telah menggugat bank terkait hilangnya saldo tersebut.

Sebagai konsumen, ia merasa dirugikan oleh aplikasi bank, apalagi uangnya justru hilang setelah datang ke customer service bank dan meminta bantuan.

Sehingga Ia melancarkan gugatan kepada bank atas keamanan aplikasi.

Terhadap aduan ini, pihak bank menyatakan telah melakukan investigasi.

Hal itu pun ditanggapi Pemimpin Kantor Cabang BRI Jepara, Fajar Baskoro.

Ia mengatakan pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut. 

“BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan,” ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Baca Juga: Begini KRONOLOGI Awal Tabrakan Kereta KA Bandung Raya VS KA Turangga di Cicalengka

Selain itu, pihaknya menyatakan BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi, serta dihimbau agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

Termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dsb.) melalui saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI menghimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kemudian, BRI menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun.

Selain itu, BRI selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dsb.

Terakhir, BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman/akun resmi BRI. (nib)

 

Editor : Dzikrina Abdillah
#Hilang #jepara #saldo #aplikasi #bri