Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

KRONOLOGI Saldo Rp 72 Juta Nasabah di Pecangaan Jepara Raib Usai Login BRImo, Hingga Gugat Keamanan Aplikasi

Nibros Hassani • Kamis, 4 Januari 2024 | 22:23 WIB
GUGATAN: Nasabah BRI asal Pecangaan menunjukkan surat pelaporannya ke polisi setelah kehilangan uang.
GUGATAN: Nasabah BRI asal Pecangaan menunjukkan surat pelaporannya ke polisi setelah kehilangan uang.

JEPARA – Berikut ini kronologi seorang nasabah kehilangan saldo rekeningnya sebesar Rp 72 juta usai melakukan login di aplikasi BRImo.

Kejadian itu menimpa seorang nasabah asal Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Jepara bernama Bukhori, (45).

Sebelumnya pihaknya menggugat pihak bank atas keamanan aplikasinya.

“Saya sebagai konsumen, pengguna, nasabah kan jadi merasa tidak aman. Yang menawarkan install aplikasi kan dari bank juga,” jelasnya.

Rabu (3/1) merupakan sidang pertama dari gugatan tersebut.

Sidang itu dipimpin oleh Hakim Meirina Dewi Setiawati. Karena pihak tergugat tidak hadir, sidang ditunda pada minggu depan.

Kuasa Hukum penggugat, Denny Irawan mengatakan bahwa pihak pengadilan telah menyampaikan undangan kepada kantor cabang terkait.

“Panggilan sudah diterima satpam tapi pihak bank belum hadir, kami tunggu pada sidang berikutnya,” jelas Denny.

Kejadian terjadi pada pertengahan Oktober 2023. Bukhori, (45) mulanya ingin menggunakan BRImobile untuk memeriksa saldo.

Saat dicoba, ia tidak bisa masuk. Padahal kata sandi (password) nya tidak diganti.

Setelah itu ia memutuskan untuk ke bank dan satpam mengarahkan untuk ke customer service.

Saat tiba, ia diminta menyerahkan KTP asli dan ATM. Lalu Bukhori diminta kembali pada hari Senin.

“Saat saya tinggal, saldo saya itu masih ada sekitar 70 juta. Ternyata hari Sabtu sudah ada uang keluar secara bertahap, dua kali. Yang pertama Rp 50 juta yang kedua Rp 22 juta sekian. Kan aneh ini saya kan tidak bisa masuk aplikasi kok ada uang keluar,” kata Bukhori.

Kejadian itu bermula saat ia mencoba login aplikasi namun saat dicoba passwordnya salah.

Setelah dibawa ke customer service bank, uangnya justru hilang.

Karena itu pihaknya menggugat pihak bank atas keamanan aplikasinya.

Respon BRI Usai Nasabah Kehilangan Saldo Rp 72 juta usai melakukan login di aplikasi BRImo.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Jepara, Fajar Baskoro akhirnya buka suara usai kejadian tersebut.

“BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan,” ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Selain itu, pihaknya menyatakan BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi.

Nasabah dihimbau agar tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

Termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dsb.) melalui saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI menghimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kemudian, BRI menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun.

Selain itu, BRI selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dsb.

Terakhir, BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman/akun resmi BRI. (nib)

Editor : Dzikrina Abdillah
#Hilang #saldo #BRIMO #menggugat