JEPARA – Kabupaten Jepara menyambut penetapan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional dengan menggelar arak-arakan piagam penghargaan dan penetapan pahlawan nasional, Senin (13/11).
Rutenya di mulai dari Balai Desa Gedangan, Kecamatan Welahan yang berbatasan dengan Kabupaten Demak, dan berakhir di Pendapa Kabupaten Jepara.
Arak-arakan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jepara, juga Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.
Sebelum tiba di Pendapa Jepara, rombongan arak-arakan tersebut menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Ratu Kalinyamat di Mantingan, Tahunan.
Selama perjalanan, berbagai kalangan masyarakat tumpah ruah di pinggir jalan menyambut arak-arakan tersebut.
”Ini rasa bersyukur kita bahwa ibu Ratu Kalinyamat diberi gelar pahlawan nasional,” ungkap Penjabat (PJ) Bupati Jepara Edy Supriyanta kemarin.
Diketahui, Ratu Kalinyamat memang baru saja dianugerahi gelar pahlawan nasional dalam momentum hari pahlawan 10 November lalu.
Penetapan itu berlangsung di Istana Negara 10 November 2023.
Raihan gelar pahlawan bagi Ratu Kalinyamat itu jadi buah usaha yang dilakukan sejak 28 tahun lalu.
Pasalnya, dalam mengusulkan sosok bernama asli Retno Kencono itu telah dilakukan sejak tahun 1995.
Proses pengusulannya sempat dilakukan hingga tiga kali, sebelum akhirnya ditetapkan jadi pahlawan nasional tahun ini. Yaitu tahun 1995, tahun 2007, dan tahun 2021.
Perayaan atas penetapan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional tak sekedar arak-arakan dan ziarah makam.
Namun, Pemerintah Kabupaten Jepara juga menggelar syukuran di pendapa semalam (13/11). (rom)
Editor : Ali Mustofa