Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Bisa Dievakuasi, Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Beringin Jepara Ini Akhirnya Mati

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 6 Oktober 2023 | 02:37 WIB

MALANG: Petugas mengecek kondisi bangkai hiu tutul yang mati setelah terdampar di perairan Pantai Beringin, Bumiharjo, Keling pada Kamis (5/10).
MALANG: Petugas mengecek kondisi bangkai hiu tutul yang mati setelah terdampar di perairan Pantai Beringin, Bumiharjo, Keling pada Kamis (5/10).


JEPARA – Hiu tutul berukuran sekitar enam meter yang sempat terdampar di Pantai Beringin, Desa Bumiharjo, Keling, Rabu (4/10) lalu, akhirnya mati.

Matinya ikan raksasa bernama latin Rhincodon typus itu lantaran terlalu lama berada di perairan dangkal karena gagal dievakuasi ke tengah laut.

Diketahui, sebelum terdampar di sekitar Pantai Beringin, hiu malang itu sempat terjerat jaring nelayan.

Lokasinya diperkirakan sekitar 2 mil di tengah laut.

Lantaran kondisi yang tak memungkinkan untuk dilepaskan di tengah laut, oleh nelayan jaring beserta ikan tersebut ditarik ke area pantai.

Namun karena kondisi air laut yang surut, ikan tersebut sulit untuk dikembalikan.

Darmawan, Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Serang Wilayah Kerja Jawa Tengah menjelaskan, penyebab kematian hiu itu, selain karena terlalu lama di perairan dangkal, juga karena kondisinya yang sudah lemas.

”Menjelang magrib itu kondisi ikan sudah tidak bergerak. Ini kan jenis ikan yang tidak bisa berlama-lama di atas air. Mungkin dia dibawa dari tengah itu juga membuat fisiknya melemah. Akhirnya mati,” ungkapnya.

Ikan hiu tutul itu, saat ini oleh pemerintah ditetapkan sebagai fauna yang berstatus perlindungan penuh.

Seluruh bagian tubuhnya tidak diperkenankan untuk dimanfaatkan.

”Meskipun itu sudah dalam kondisi mati. Artinya, bila ditemukan dalam kondisi mati, harus segera dimusnahkan,” papar Darmawan.

Karena tidak bisa dimanfaatkan, setelah dicek kondisinya oleh beberapa petugas, bangkai itu langsung dikuburkan di area Pantai Beringin.

Terkait kasus di Jepara tersebut, menurut Darmawan baru sekali itu terjadi.

Usia hiu tutul yang mati terdampar itu pun diprediksi masih muda.

Menurutnya, ada beberapa indikasi yang menyebabkan ikan hiu paus itu berenang mendekati kawasan daratan.

Seperti, perubahan suhu atau salinitas atau tingkat keasinan air laut secara frontal atau fluktuatif tinggi, hingga adanya perubahan pada zona feeding ground. (rom/war)

Editor : Abdul Rokhim
#jepara #pantai beringin #mati #hiu tutul #keling #terdampar