Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pj Bupati Sidak Pelabuhan Jepara usai Viral Wisatawan Tak Kebagian Tiket Kapal ke Karimunjawa, Begini Hasilnya

Moh. Nur Syahri Muharrom • Kamis, 24 Agustus 2023 | 02:32 WIB
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta melakukan sidak di Pelabuhan Kartini, Rabu (23/8) pagi.
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta melakukan sidak di Pelabuhan Kartini, Rabu (23/8) pagi.

 

JEPARA – Dugaan praktik percaloan tiket KMP Siginjai mengemuka sempat viral dalam sebuah video yang tersebar di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit itu, tampak seorang Perempuan berbaju biru memprotes seorang petugas penjualan tiket karena dia tak kebagian tiket.

Ia dan rekan-rekannya merasa petugas penjualan tiket lebih mengutamakan tiket bagi agensi perjalanan.

Padahal, ia sudah mengantre sejak pagi. Bahkan, penginapan di Karimunjawa juga sudah di-booking.

Dalam video yang viral itu, menggiring opini kalau di Pelabuhan penyeberangan Jepara – Karimunjawa terdapat calo.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Jepara Eva Mardiany menegaskan, setelah dirinya mengecek sendiri ke pelabuhan, tidak ada calo.

Petugasnya yang bertugas telah bekerja sesuai prosedur dan menyesuaikan kapasitas kapal untuk 202 penumpang.

Terkait tuduhan calo tersebut, Eva menjelaskan pihaknya memang memberi jatah khusus bagi biro atau agen wisata. Masing-masing 10 kursi sekali pelayaran.

Agar tak bermasalah, pihaknya akan menerapkan kebijakan baru.

Untuk biro wisata, diminta untuk menunjukkan kartu identitas biro dan surat resmi dari biro yang berisi daftar wisatawan yang akan diberangkatkan beserta kartu identitasnya.

Dalam pembeliannya nanti akan dibagi. Untuk yang membeli tiket untuk pribadi, atau rombongan.

”Kapal ini kan ada kapasitas muatnya. Jadi harapannya jika masih ada sisa dan lain sebagainya, bisa jadi alternatif ASDP," katanya.

"Misalnya masih ada sisa 100 (belum kebagian tiket) bisa menambah trip,” imbuh Eva.

Sementara itu, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta sidak di Pelabuhan Kartini, Rabu (23/8) pukul 4.45 WIB.

Hasilnya, Edy memberi solusi kebijakan antrian terpisah bagi agen dan wisatawan perorangan.

Selain itu lanjutnya, bagi biro wisata yang hendak membeli tiket harus membawa tanda pengenal resmi dari biro dan surat keterangan.

“Kami mendorong pihak ASDP untuk menambah kapasitas kapal juga melakukan penjualan tiket secara online," kata Edy.

"Hal tersebut sudah kami lakukan beberapa waktu lalu melalui audiensi juga surat resmi dan sekarang sedang dikaji,” ujarnya.

Bupati berharap kejadian ini tidak menurunkan minat wisatawan ke Karimunjawa.

Orang nomor satu di Jepara ini juga memohon maaf atas kejadian kemarin.

Edy berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.

“Jangan takut berkunjung ke Karimunjawa," tegasnya.

Selain KM Siginjai, wisatawan juga bisa menaiki Kapal Express Bahari.

"Dan tahun ini rencananya Bandara Dewadaru akan mulai beroperasi," ujarnya. (rom)

 

Editor : Ali Mustofa
#jepara #karimunjawa #bupati jepara #KMP Siginjai #pelabuhan kartini #wisatawan