JEPARA - Tim KKN XV Unisnu Jepara membantu pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) getuk goreng "Aida" milik Sunarti warga Desa Lebak, melalui platform media sosial pada Senin (21/8).
Hal ini dilakukan sesuai arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurul Komariyatin yang mengatakan bahwa Tim KKN perlu menggandeng dan membimbing mitra dalam mengatasi kendala yang ada secara bersama.
UMKM getuk goreng yang dimiliki oleh Ibu Sunarti berada di RT 3 RW 4 Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji.
Baca Juga: Tim Unisnu Jepara Latih Manajemen Ekstrakurikuler Berbasis Digital di MA Hasyim Asy’ari Bangsri
Mitra tersebut dipilih oleh Tim KKN Desa Lebak untuk diberikan arahan pemasaran dengan menggunakan strategi seperti pemasaran online dan offline.
M. Daffa Awaluddin Amri selaku Kormades mengatakan, usaha yang dikelola Sunarti sudah baik akan tetapi alangkah baiknya dikembangkan lebih lanjut dan diperluas jangkauannya.
“Kami dari Tim KKN membantu sesuai kemampuan, apalagi usaha ini merupakan satu-satunya getuk goreng yang ada di Desa Lebak. Jadi, kami berharap apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi usaha Bu Narti”, imbuhnya.
Dalam perkembangan zaman, media digital digunakan untuk hal yang berguna, misalnya seperti yang dilakukan oleh tim KKN yang memanfaatkan beberapa sosial media, seperti Facebook, Instagram, TikTok dan whatsapp sebagai media pemasaran online.
Sementara itu, Sunarti sebagai mitra UMKM merasa terbantu dengan apa yang telah dilakukan tim KKN terhadap pemasaran produk getuk miliknya.
“Terimakasih untuk mahasiswa KKN telah membantu pemasaran usaha saya”, tuturnya.
Baca Juga: Meriahkan Peringatan HUT Ke-78 RI, Mahasiswa KKN Unisnu Jepara Gelar Lomba Balap Jukung di Karimunjawa
Tim KKN Lebak melakukan upaya pengembangan pemasaran melalui pemberian banner, plang, dan stiker dalam pemasaran offline.
Sedangkan pemasaran online berupa endorsement dengan akun Info Seputar Jepara, yaitu akun informasi publik yang memiliki banyak pengikut.
Hal itu dilakukan agar getuk goreng khas Desa Lebak ini dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. (*)
Editor : Abdul Rokhim