JEPARA – Program pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyasar pelaku UMKM furniture di Desa Bawu Batealit.
Dalam kegiatan itu, pelaku UMKM diberi bantuan alat steam kayu, dan pelatihan tata layout, serta pelatihan digital marketing.
Tim pengabdi kali ini terdiri dari dosen desain produk Achmad Zainudin, dosen teknik industri Noor Naili Azzat, dan dosen teknik informatika Nur Aeni Widiastuti.
Baca Juga: Unisnu Latih Warga Karimunjawa Bikin Pewarna Batik dari Mangrove
Baca Juga: Unisnu Jepara Bekali Manajemen Bisnis ke Produsen Kerupuk Ikan Tengiri, Ini Tujuannya
Sementara mahasiswanya ada Alfy Syahry dan Tiara Novita Sari. Diketahui, kegiatan itu didanai oleh DRTPM Kemendikbud.
”Mitra yang bekerjasama dalam kegiatan ini adalah IDEsign Furniture yang bergerak dibidang ekspor untuk produk kursi lengkung,” terang Achmad Zainudin.
Ia menjelaskan, mitranya itu selama ini dalam membuat kursi lengkung dari beberapa kayu yang disambung menjadi lengkungan.
Baca Juga: Dosen Unisnu Jepara Dampingi Desain Kelas dengan Teknik Mural dalam Pencegahan Stunting
Baca Juga: Unisnu Jepara Wisuda 500 Lulusan S1 dan S2
Sehingga bahan baku yang ada tidak bisa dimaksimalkan dan banyak yang terbuang begitu saja.
Sebab itu, Achmad Zainudin dan rekannya memperkenalkan teknik steam kayu untuk memudahkan proses pelengkungan kayu. Dengan begitu, bahan baku bisa lebih efisien.
Itu bisa digunakan untuk kayu Jati, akasia, mahoni, serta white oak yang umum digunakan oleh industri kayu di Jepara.
”Diharapkan dengan adanya bantuan alat steam kayu dan pelatihan yang diselenggarakan oleh tim Unisnu Jepara dapat meningkatkan kualitas produk dan kapasistas produksi bagi mitra,” tandas Zainudin. (*)
Editor : Abdul Rokhim