JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara dalam masa perbaikan atau recovery usai digunakan kegiatan Porprov Jateng belum lama ini.
Masa recovery itu, diprediksi memakan waktu sepuluh hari hingga dua pekan.
Selama itu, stadion tersebut steril dari kegiatan apapun.
Untuk itu, skuad Persijap Jepara memutuskan untuk beralih di Stadion Kamal Djunaidi untuk berlatih sementara waktu.
Baca Juga: Sebentar Lagi Digelar, Begini Persiapan Peserta Jepara Spectacular Carnival
Baca Juga: Rayakan Hari Raya Kuningan, Umat Hindu di Jepara Persembahkan Hasil Bumi
Head Coach Persijap Jepara Salahudin menegaskan itu tak jadi masalah baginya.
Bahkan, dengan begitu membuat opsi tempat latihan tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu kian bertambah.
Selain di Stadion GBK Jepara, bisa juga di Stadion Kamal Djunaidi, dan lapangan Desa Tegalsambi, Tahunan. Salahudin juga memuji kondisi lapangan Stadion Kamal Djunaidi dan lapangan Desa Tegalsambi.
”Bisa saja, opsi latihan di sini (Kamal Djunaidi, Red) terus. Kami lihat juga kondisinya bagus,” ungkap Salahudin pada Senin (14/8).
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Jepara memang saat ini fokus dalam perbaikan lapangan Stadion GBK.
Baca Juga: Ini Tanggapan Pemkab Terkait Rumput Stadion GBK Jepara Rusak Pasca Konser Penutup Porprov Jateng
Baca Juga: Begini Kronologi Jebolnya Pintu Stadion GBK Jepara saat Konser Adella dalam Rangka Penutupan Porprov Jateng
Itu tak lepas dalam upaya persiapan jelang kompetisi Liga 2 musim 2023-2024 yang rencananya akan bergulir bulan depan.
”Untuk menjaga kondisi GBK bagus, memang perlu berkorban. Semuanya mungkin tidak latihan di sana, supaya lapangannya bagus,” imbuh Salahudin.
Terkait persiapan tim jelang koknya saat ini masih fokus melengkapi skuad.
Meski bayangan kerangka tim telah terbentuk, ia masih butuh dua sosok pengisi bek tengah.
Masing-masing seorang pemain lokal berpengalaman, dan seorang lagi dari slot pemain asing. (rom/khim)
Editor : Abdul Rokhim