JEPARA - Obor estafet yang membawa api abadi Porprov Jateng tiba di Kabupaten Jepara kemarin. Sebelumnya, obor itu mengambil api dari Api Abadi Mrapen, Grobogan, kemudian dikirab ke Kabupaten Kudus pada Rabu (2/8) lalu.
Kemudian kemarin, dari perbatasan Kudus-Jepara dibawa menuju pendapa kabupaten. Selanjutnya akan dibawa ke Pati.
Konvoi ini dari Balai Desa Tunggulpandean, Nalumsari. Selama kirab, masyarakat tampak antusias melihat obor api abadi tersebut.
Ini juga tampak dari pelajar SD hingga SMA yang memberikan sambutan di tepi jalan. Mereka melambai-lambaikan tangan.
Obor diserahkan dari Asisten I Sekda Kudus Agus Budi Satriyo ke Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Sekda Jepara Ary Bachtiar didampingi Kepala Dinas Pariwisata Zamroni Lestiaza beserta jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara.
”Kami menerima estafet obor Porprov ke-16 Jawa Tengah ini. Untuk kami bawa dan serahkan ke Pak Bupati (Pj Bupati Jepara Sedy Supriyanta, Red),” kata Ary.
Sampai di Monumen Tiga Wanita Pejuang Jepara, Desa Ngabul, Tahunan, rombongan konvoi bertambah. Komunitas kendaraan turut mengikuti.
Sebelum tiba di pendapa, Ary Bachtiar mengestafetkan obor itu kepada Choirussalim yang pernah menjadi atlet gulat nasional asal Jepara.
”Mudah-mudahan yang yang diharapkan KONI bisa terlaksana dengan baik,” ungkap atlet yang kini menjadi pelatih gulat provinsi itu.
Tiba di pendapa, obor diberikan kepada Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta. Lalu Obor Porprov Jateng ditaruh di tempat penyimpanan obor api abadi. Hari ini, diestafetkan ke Pati.
”Selama di sini (Jepara, Red) saya minta api ini dijaga agar tidak padam,” kata Edy.
Dia berharap, Jepara bisa menjadi juara umum untuk porprov tahun ini. Jepara sendiri, menjadi tuan rumah 11 cabor di 14 arena. (nib)
Editor : Ali Mustofa