Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bikin Heboh Warga! Buaya Muara di Wisata Akar Seribu Jepara Lepas Lagi, Ini Faktor Penyebabnya

Ali Mustofa • Sabtu, 28 Januari 2023 | 03:27 WIB
KETIGA KALI: Relawan mengevakuasi buaya milik wisata Akar Seribu Plajan yang lepas lagi, Jumat (27/1).  (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
KETIGA KALI: Relawan mengevakuasi buaya milik wisata Akar Seribu Plajan yang lepas lagi, Jumat (27/1).  (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
JEPARA – Seekor buaya muara yang jadi koleksi satwa di objek wisata Akar Seribu Desa Plajan, Pakisaji, lepas lagi. Padahal, kejadian serupa juga baru saja terjadi Rabu (25/1) lalu. Saat itu buaya sepanjang 3,5 meter lepas dari kandangnya karena kondisi kolamnya meluap karena salah satu titik kandang jebol saat hujan deras. Untuk penyebab kembali lepasnya buaya di sana kemarin, faktornya titik yang rusak tersebut belum diperbaiki. Sehingga kolam kembali meluap.

Untuk buaya yang lepas kemarin pertama kali diketahui oleh seorang siswa yang kebetulan hendak berangkat sekolah pukul 05.30 WIB. Saat itu buaya tersebut ditemukan berjarak sekitar 5 meter dari kandangnya.

Siswa tersebut pun langsung memberi tahu perawat satwa di Akar Seribu terkait lepasnya buaya koleksi wisata itu. Karena ukurannya lebih kecil dibanding buaya yang lepas Rabu lalu, proses evakuasi berjalan cepat. Hanya butuh 5 orang untuk mengikat buaya tersebut.

Diketahui, di objek wisata Akar Seribu memiliki koleksi dua ekor buaya. Seekor buaya yang lepas Rabu (25/1) panjangnya 3,5 meter. Sementara yang lepas kemarin panjangnya sekitar 2,5 meter. Buaya yang lepas Rabu lalu diputuskan untuk dikembalikan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa tengah. Buaya muara tersebut merupakan titipan dari Balai BKSDA Jawa Tengah. Buaya tersebut diserahkan untuk jadi bagian dari koleksi Wisata Akar Seribu sejak 2017 lalu.

Priyatin, pengelola wisata Akar Seribu menjelaskan faktor utama kembali lepasnya buaya di objek wisata yang dikelolanya karena debit air kolam cukup tinggi. ”Kandangnya padahal sudah renovasi beberapa kali. Setiap ada hujan deras kadang tersumbat sampah. Setelah yang pertama lepas dua hari lalu, memang belum sempat diperbaiki. Tapi kami sudah antisipasi dengan solusi darurat. karena cuaca belum mendukung untuk perbaikan,” jelas Priyatin. (rom) Editor : Ali Mustofa
#hujan deras #jepara #buaya #buaya lepas #wisata akar seribu jepara