Kejadian bermula saat korban hendak berbelanja di Pasar Kalinyamatan bersama kerabatnya, Anita, 36. Saat itu pukul 08.00 WIB. Di pasar, korban mengeluh dadanya terasa sakit. Korban lalu beristirahat di depan sebuah ruko dan meminta Anita untuk membelanjakan kebutuhan korban. Kurang dari sejam saat kerabatnya kembali, korban sudah ditemukan meninggal dunia.
Kerabat yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung mengontak pihak yang berwajib di pasar. Lupi Marwani, dokter dari Puskesmas Kalinyamatan mengonfirmasi tidak ada bukti penganiayaan di tubuh korban. Kepada Jawa Pos Radar Kudus, Lupi menjelaskan korban saat ini sudah dimakamkan. “Iya, siang sudah dimakamkan,” jelas Lupi.
Lupi menjelaskan sebab meninggal korban murni karena serangan jantung. Ini yang juga dikonfirmasi oleh keluarga bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung, asma, hipertensi, dan diabetes.
Kapolsek Kalinyamatan IPTU Yusron melalui Kanit Reskrim Aiptu Handoko juga menjelaskan pihak keluarga telah menerima korban meninggal murni karena sakit. “surat pernyataan dan penolakan autopsy juga kami terima,” jelasnya. (nib/war) Editor : Ali Mustofa